Dec 062017
 

Bomber Tupolev Tu-95 Rusia di Biak, Papua.

Biak, Jakartagreater.com – Komandan Pangkalan Udara Manuhua Biak, Papua, Kolonel Pnb Fajar Adriyanto mempersilakan warga Biak menonton empat pesawat tempur militer Rusia di hanggar STAB pada 6-8 Desember 2017.

“Empat pesawat tempur Angkatan Udara Rusia terdiri dua unit jenis pesawat bomber Tupolev-95 serta dua unit jenis Iluyshin-76 sedang parkir di hanggar Lanud Manuhua STAB Biak,” kata Fajar di Biak, Rabu, 6/12/2017.

Ia mengatakan warga Biak dapat melihat dari dekat empat pesawat tempur milik Angkatan Udara Rusia yang sedang melakukan latihan navigasi penerbangan militer dari Vladipostok ke Biak dengan jarak tempuh 12 jam perjalanan.

Kolonel Fajar mengakui selama melakukan latihan navigasi penerbangan di wilayah pangkalan udara Lanud Manuhua sejak 5-9 Desember 2017 akan melakukan pertemuan dengan perwira Pangkalan Udara Manuhua dan perwira Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional IV Biak.

Seratusan prajurit Angkatan Udara Rusi ke Biak, menurut dia, akan melihat berbagai objek wisata diantaranya Monumen Perang Dunia II, objek wisata Pantai Anggopi, objek wisata Wari, Warsa Water Fall, Owi Island dan serta ramah tamah dengan perwira jajaran Lanud Manuhua.

Latihan navigasi penerbangan militer Rusia di wilayah pangkalan udara Manuhua Biak dipimpin Comannder of Long-Range Aviation Rusia Letjen Sergey Kobylash melibatkan 110 prajurit Angkatan Udara Rusia akan berlangsung sejak 5-9 Desember 2017. (Antara).

  36 Responses to “Warga Biak Dipersilakan Saksikan Pesawat Militer Rusia”

  1. Ada sesuatu banget ya sama rusia

    • Maksudnya apa ni bang !!??….

      *kayaknya warga lama pake nick baru nih….. xixi…. lanjoooott….

    • Titik-titik pertemuan dengan agen asing dan basecamp gerombolan bersenjata (pengenalan medan pada crew Tupolev), peringatan pada freeport untuk tunduk kepada aturan pemerintah dan bukan mengandalkan bekingan deep state: Armada Timur Rusia Lebih dekat ke Papua daripada D.C atau California.

  2. pertamax dulu langsung salib. mau nebeng g?

    GHOIB DETECTED

  3. Empat ternyata bukan tiga

  4. Bawa S-400 tuh di simpen dibiak…….

    • Wadoh….. ngeri pisan euy !!….. 😆

    • Rusia melindungi teknologi pertahanan udaranya, negara manapun tidak akan diberi, walaupun Turki memaksa, mereka tidak akan mendapatkannya. China saja tidak mau buang waktu soal TOT dengan Rusia karena China sudah tahu tabiatnya.
      Rusia juga tidak bisa disalahkan karena mereka mencegah teknologi kunci mereka bocor ke tangan Barat. Kalau cuma ditiru saja masih mending, tapi kalau dicari antidot-nya lebih runyam urusannya, karena Rusia harus berpikir lagi untuk membuat terobosan baru, dan apa ada jaminannya kalau terobosan baru bisa tersedia (siap produksi) dalam 2 atau 3 tahun? Itu urusan duit juga, bung. Dan seandainya segera tersedia, selama 2 atau 3 tahun sedah berapa banyak keuntungan Barat telah menerobos/meretas Rusia?

      Indonesia tidak akan pernah mendapat S-300 atau S-400 kalau masih ngotot soal TOT, tetapi kalau sesuai rencana soal kosmodrome, Indonesia kemungkinan besar akan dilengkapi (bahkan) S-500 walaupun operatornya adalah orang Rusia sendiri

  5. Ada strategi politik apa ya? Latihan navigasi kok di biak, apa mau memperlihatkan jika lanud biak itu besar kale?

  6. Itu TU-95 terbang jauh dr Rusia k Indonesia… TU-16 dulu pernah terbang jauh hanya untuk buang sampah d tengah2 sutrali kemudian pulang balik k Maospati… kalo kira2 mbah2 itu d tinggal d biak… gmn ya reaksi sutrali…? hehehe

  7. Setelah Bear di Biak giliran, giliran PLA main2 di kupang, NTT. Mantaaapp.. jwaban telak dari petinggi militer kita.. Jika kalian main tikam dari belakang, teman lama kami siap berada dibelakang. Nangis darah tuh negara Sonotan dan Sonora.. wkwkkwk.. melihat Pengebom nuklir ngendon disitu..

  8. apa reaksi negara jaguh.. apa bila… tu cs nginep di mari gak balik lg

  9. Woww

    Menggerunkan

  10. Silahkan tonton penampilan sang Beruang

  11. tes bela negara rusia jarak jauh..juga bela kawan timur jauh..
    ternyata sekarang berhasil…latihan nya tidak hanya sebatas simulasi digital..namun sudah bisa real…amerika bisa kirim bomber nya ke australia, maka indonesia bisa di darati tu95 nya…itu udara,,,kalo kapal selem brarti lebih bisa kan..wkwkwkwk

  12. ini kali ya saingannya..

 Leave a Reply