Home » Headlines » Warning! Rusia Terjunkan Su-27SM3 dengan Rudal R-77-1 di Suriah

Warning! Rusia Terjunkan Su-27SM3 dengan Rudal R-77-1 di Suriah

Selama kunjungannya ke pangkalan udara Rusia di Hmeymim, Latakia, Presiden Bashar al-Assad dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Jenderal Valeriem Gerasimovym, bukan hanya tertarik pada Su-35, Presiden Assad juga tertarik pada pesawat tempur Su-27SM3 (62 red).

Selama ini kehadiran Su-27SM3 tidak terlihat sebagai bagian dari kelompok udara Rusia di Suriah. Menurut media War Zone, Rusia mendatangkan Su-27SM3 setelah terjadi insiden ditembak jatuhnya Su-22 Suriah oleh pesawat tempur F-18 Superhornet AS.

Su-27SM3 (62 red) dibangun di pabrik Komsomolsk-on-Amur pada tahun 2011 dan menjadi seri terakhir dari 12 unit Su-27SM3 dengan konstruksi baru.

Terlihat unik, Su-27SM3 seperti bersiap untuk peperangan udara dengan pesawat tempur tercanggih musuh karena sudah dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara jarak menengah termutakhir, R-77-1 (Izdelie-170-1).

Selama ini Rusia sangat jarang melengkapi pesawat tempurnya dengan rudal R-77-1, selain memiliki stok yang terbatas, juga karena tidak mempunyai lawan berbahaya di langit Suriah karena ISIS tidak mempunyai armada pesawat tempur.

Namun Rusia sepertinya merubah kebijakannya dengan mulai melengkapi pesawat tempur terbaiknya dengan rudal R-77-1 yang mahal dan langka setelah ditembak jatuhnya Su-22 Suriah.

R-77-1 atau RVV-SD adalah rudal udara ke udara jarak menengah dengan jangkauan 110 km, dirancang untuk merontokkan target udara seperti pesawat tempur dan rudal. R-77-1 mampu beroperasi siang atau malam, di segala cuaca dan dari berbagai sudut serang tinggi.

R-77-1 yang memiliki kemampuan fire and forget, juga kebal dari serangan jammer elektronik yang artinya setelah ditembakkan, rudal akan memburu targetnya sendiri sehingga pilot bisa lebih berkonsentrasi melakukan serangan berikutnya.

Tinggalkan Balasan