Waspadai Rusia, Inggris Siapkan Duet Maut F-35 dan Typhoon

Pesawat tempur F-35. (pixabay.com)

Jakartagreater.com  –   Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengumumkan bahwa pesawat tempur F-35 baru yang dibeli dari Amerika Serikat dalam waktu dekat siap digunakan dalam pertempuran. Menurut para ahli, pesawat ini akan sangat penting bagi Inggris jika terjadi konfrontasi dengan Rusia, tulis The Daily Telegraph, dikutip it.sputniknews.com, 11-1-2019.

Dengan latar belakang “ancaman Rusia yang bangkit kembali”, pihak berwenang Inggris akan mengumumkan bahwa Jet tempur baru mereka dengan karakteristik silumannya F-35B Lightning siap untuk berperang.

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson direncanakan membahas potensi operasional awal pesawat (“Initial Operating Capability (IOC)” ) dalam pidatonya di pangkalan udara Norfolk, tulis The Daily Telegraph. London akan membeli 138 F-35 dari Amerika Serikat, tetapi sejauh ini hanya mengalokasikan dana untuk 48 pesawat.

Setiap kontroversi mengenai perubahan jumlah pesawat yang dibeli akan “sangat dirasakan oleh orang Amerika”, sehingga tidak mungkin bahwa argumen ini akan dikemukakan oleh Williamson, kata Justin Bronk, seorang peneliti di Institut Gabungan Kerajaan untuk Studi Pertahanan (RUSI).

Publikasi mencatat bahwa tahun ini Angkatan Udara Kerajaan akan membatalkan Jet tempur Tornado. Pesawat-pesawat tempur ini, yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun, telah terbukti sebagai “pasukan udara penting” di Irak, Afghanistan, dan Balkan.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan berencana untuk secara signifikan meningkatkan armada pesawat kelas Typhoon. Inisiatif ini, yang akan segera diumumkan oleh Williamson, disambut oleh para analis militer.

Jet tempur Eurofighter Typhoon. (pixabay.com)

“Jika Inggris mengerahkan tanggapan terhadap ancaman Rusia yang bangkit kembali, maka sangat penting bagi kami bahwa Typhoon dan F-35 bekerja bersama.” Secara teori, keduanya saling melengkapi dengan luar biasa. menjadi kenyataan, kita harus memodernisasi “, ujar Bronk.

Menurut publikasi itu, berkat interaksi Typhoon yang diperbarui dengan F-35, Inggris akan menerima “pesawat paling siap tempur di dunia”. Selain itu, akan tetap demikian setidaknya selama 20 tahun.

Typhoon mungkin akan digantikan di masa depan oleh pesawat Tempest Visibilitas Rendah generasi baru, diperagakan di pertunjukan udara terbaru Farnborough. Semua peningkatan teknologi dari model lama diharapkan akan diterapkan pada yang baru, termasuk sistem radar canggih.

Radar modern yang dipasang pada pesawat tempur ditandai oleh antena parabola jarak jauh yang besar. Sistem terbaru, yang akan diinstal pada Typhhon dan Tempest, dikenal sebagai sistem radar array bertahap (AFAR).

Mereka terdiri dari lebih dari seribu modul penerimaan dan pengiriman, yang masing-masing dapat mengirim sinar dengan penyetelan frekuensi cepat.  Mereka mampu mengerahkan “pengaruh cybernetic” pada sistem pertahanan udara musuh atau bahkan pada pesawat lain.

Tinggalkan komentar