Jan 152019
 

Pesawat tempur F-35. (pixabay.com)

Jakartagreater.com  –   Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengumumkan bahwa pesawat tempur F-35 baru yang dibeli dari Amerika Serikat dalam waktu dekat siap digunakan dalam pertempuran. Menurut para ahli, pesawat ini akan sangat penting bagi Inggris jika terjadi konfrontasi dengan Rusia, tulis The Daily Telegraph, dikutip it.sputniknews.com, 11-1-2019.

Dengan latar belakang “ancaman Rusia yang bangkit kembali”, pihak berwenang Inggris akan mengumumkan bahwa Jet tempur baru mereka dengan karakteristik silumannya F-35B Lightning siap untuk berperang.

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson direncanakan membahas potensi operasional awal pesawat (“Initial Operating Capability (IOC)” ) dalam pidatonya di pangkalan udara Norfolk, tulis The Daily Telegraph. London akan membeli 138 F-35 dari Amerika Serikat, tetapi sejauh ini hanya mengalokasikan dana untuk 48 pesawat.

Setiap kontroversi mengenai perubahan jumlah pesawat yang dibeli akan “sangat dirasakan oleh orang Amerika”, sehingga tidak mungkin bahwa argumen ini akan dikemukakan oleh Williamson, kata Justin Bronk, seorang peneliti di Institut Gabungan Kerajaan untuk Studi Pertahanan (RUSI).

Publikasi mencatat bahwa tahun ini Angkatan Udara Kerajaan akan membatalkan Jet tempur Tornado. Pesawat-pesawat tempur ini, yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun, telah terbukti sebagai “pasukan udara penting” di Irak, Afghanistan, dan Balkan.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan berencana untuk secara signifikan meningkatkan armada pesawat kelas Typhoon. Inisiatif ini, yang akan segera diumumkan oleh Williamson, disambut oleh para analis militer.

Jet tempur Eurofighter Typhoon. (pixabay.com)

“Jika Inggris mengerahkan tanggapan terhadap ancaman Rusia yang bangkit kembali, maka sangat penting bagi kami bahwa Typhoon dan F-35 bekerja bersama.” Secara teori, keduanya saling melengkapi dengan luar biasa. menjadi kenyataan, kita harus memodernisasi “, ujar Bronk.

Menurut publikasi itu, berkat interaksi Typhoon yang diperbarui dengan F-35, Inggris akan menerima “pesawat paling siap tempur di dunia”. Selain itu, akan tetap demikian setidaknya selama 20 tahun.

Typhoon mungkin akan digantikan di masa depan oleh pesawat Tempest Visibilitas Rendah generasi baru, diperagakan di pertunjukan udara terbaru Farnborough. Semua peningkatan teknologi dari model lama diharapkan akan diterapkan pada yang baru, termasuk sistem radar canggih.

Radar modern yang dipasang pada pesawat tempur ditandai oleh antena parabola jarak jauh yang besar. Sistem terbaru, yang akan diinstal pada Typhhon dan Tempest, dikenal sebagai sistem radar array bertahap (AFAR).

Mereka terdiri dari lebih dari seribu modul penerimaan dan pengiriman, yang masing-masing dapat mengirim sinar dengan penyetelan frekuensi cepat.  Mereka mampu mengerahkan “pengaruh cybernetic” pada sistem pertahanan udara musuh atau bahkan pada pesawat lain.

  4 Responses to “Waspadai Rusia, Inggris Siapkan Duet Maut F-35 dan Typhoon”

  1.  

    Mang Duduy mah percaya kalo Rusia itu Tangguh ?

  2.  

    Tes

  3.  

    Betul banget, Itu akan menjadi duet maut, maksudnya pilotnya pasti diambang maut. Jika berhadapan dng duet SU-57 dan SU-35S atau SU-30SM.
    Tidak ada peluang bagi si kalkun terbang dan si Tipun utk dpt melarikan diri, kecuali satu pilihan, sang pilot pasrah menjemput maut.

  4.  

    F-35 Lightning II atau Joint Strike Fighter adalah pesawat tempur generasi ke 5 dengan kemapuan stealth, yakni tidak akan terlihat di radar lawan, produksi kerjasama Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan BAE Systems. Jumlah persenjataan dan amunisi yang bisa dibawanya juga lebih bayak dibanding pesawat-pesawat tempur generasi sebelumnya, seperti F-16 dan F-18. F-35 Lightning JSF bentuknya sama seperti pesawat jet tempur modern, tetapi yang membuat jet ini khusus adalah perangkat lunak dan kemampuan mengumpulkan data intelijen…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/f-35-lightning-ii-joint-strike-fighter.html

    Eurofighter Typhoon, sebuah pesawat tempur multi peran bersayap delta dan sayap kanard, bermesin ganda super lincah, dirancang dan dibuat oleh sebuah konsorsium negara-negara Eropa yang dibentuk pada tahun 1983. Dalam rancangan tersebut Eurofighter Typhoon menyerupai pesawat tempur modern Eropa lainnya, Dassault Rafale Perancis dan Saab Gripen Swedia. Eurofighter Typhoon masuk dalam jajaran pesawat tempur tangguh di dunia dengan kemampuan stealthnya, kelincahan bermanuver di udara serta sistem dan tehnologi yang modern…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/ef-2000-eurofighter-typhoon-super.html