Apr 282017
 

Korvet Pohang-class PPC 777 Daecheon, Korea Selatan (depan) (photo : Republic of Korea Armed Forces)

Manila – Korea Selatan akan menyerahkan kapal perang anti-kapal selam tua kelas Pohang kepada Filipina pada tahun ini dengan imbalan hanya 100 dolar Amerika Serikat (satu juta rupiah lebih), ujar kementerian pertahanan pada Kamis, 27/4/2017.

Kapal ini akan meningkatkan kemampuan negara kepulauan itu meronda wilayah luas perbatasan lautnya.

Di luar Amerika Serikat, bekas penjajah dan sekutu lama keamanannya, Korea Selatan menjadi sumber terbesar perangkat keras tentara Filipina, mulai dari pesawat tempur dan kapal ronda hingga kendaraan lapis baja dan truk tentara.

Manila menerima dua pesawat tempur ringan FA-50 dari Seoul pada Rabu dan dua lagi akan dikirimkan pada bulan depan untuk melengkapinya menjadi 12 pesawat, dengan kesepakatan 18 miliar peso (sekitar 3,6 miliar rupiah).

Filipina menyatakan minatnya mendapatkan enam pesawat serupa.

Korvet Pohang-class, Korea Selatan (Republic of Korea Armed Forces)

“Kami berharap mendapatkan kapal tersebut dalam tahun ini,” ujar juru bicara pertahanan Arsenio Andolong tentang kapal perang tersebut.

“Pembayaran akan berupa sumbangan. Kami akan membayar 100 dolar AS, tapi kapal pengawal itu akan tetap mengalami Perbaikan,” katanya.

Dia mengatakan tidak tahu berapa banyak Filipina harus mengeluarkan biaya untuk memperbaiki dan memulihkan kapal perang tersebut.

Korvet Pohang-class, Korea Selatan (Republic of Korea Armed Forces)

Andolong mengatakan, Filipina dapat memperoleh hingga tiga kapal perang serupa, karena Seoul mengganti dengan kapal lebih baru dan lebih cepat.

“Itu mungkin kapal tua tapi pasti akan meningkatkan kemampuan kami meronda perairan kami dan melawan terorisme,” tambahnya.

Korea Selatan menyumbangkan banyak perangkat keras militer kepada Filipina dan menyatakan terima kasih atas peran Manila dalam Perang Korea pada 1950-1953.

Antara/Reuters

  43 Responses to “Wow, Filipina Dapat Kapal Anti-Kapal Selam Korea Selatan”

  1. Wooow

  2. gopek dapat kapal wooooow….

  3. temancok hebat duterte dpt sumbangan alutsista dr korsel.

  4. Klo kita sih dapet ilmu itu yg mahal!

  5. JIMMY SULLIVAAAAAAAANN

  6. Jimmy bagaimana kontrak su 35 dan su 32 fullback indonesia apa sudah ditanda tangani jika tidak ditanda tangani saya pecat kamu

  7. Utk mendeteksi kapal si chipeng di LCS. Biar gak seenaknya gampang melenggang kangkung di perairan si pinoy.

  8. Lumayan…kualitas tempur pinoy semakin meningkat…

  9. Kita sumbangin van speijk class

  10. Kasian bgt pinoy.. mereka sgt butuh, kapal perang mrk rata2 peningalan PD 2, ato pun cutter bekas coastguard US yg d jadikan kapal perang.

  11. 3,6 milyar…

  12. Hayo lo, hayo lo….gue bilangin sama bu ani ntar…

  13. Itu kapal murah banget. Paling cuma untuk traktiran aja duitnya di korea sana . .

  14. Kapal murah tapi perangkat itu lho.. Anti kapal selam…

  15. lumayan biar cupatkai gak seenak jidatnya wara wiri…

  16. Yg komen hibahkan vanspeik class saya setuju,asal Iver huidvelt class udah diproduksi pt pal. Hibahkan jg kelas Fatahillah ganti dg Admiral gorskov. Asalkan perbandingangannya 1:2, 1 kapal dihibahkan gantinya 2 kapal baru. Beberapa negara tetangga memang kesulitan dana utk membangun kekuatan militernya macam Filipina,kambodia,timor Leste,png. Tentu akan lebih bermanfaat dihibahkan ke negara tetangga yg butuh daripada ditenggelamkan. Sama seperti kita dulu jg pernah dapat kapal hibah dari tetangga Singapore dan brunei. Tak usah kita hina dan lecehkan negara tersebut tp kita apresiasi aja semangat utk berusaha menjaga kedaulatan negerinya,karena kita dulu jg pernah seperti mereka saat krismon n embargo.

  17. Biarpub hibah tetap butuh dana upgrade agar sesuai standard teknologi terkini.

 Leave a Reply