Apr 242017
 

Ilustrasi Su-27SM3 Rusia dengan pod jammer Photo : Forum Spacebattle

Menurut berita yang dilansir oleh majalah Angkasa, Angkatan Udara Indonesia kelak akan membangun skuadron udara khusus dengan kemampuan jammer peperangan elektronika.

Sebagaimana ditulis oleh majalah Angkasa saat melakukan wawancara dengan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dua pesawat tempur Su-27 yang menjalani upgrade di Belarusia akan dilengkapi dengan pod jammer peperangan elektronika.

Kedua Su-27 dengan pod jammer kemungkinan akan menjadi batch pertama dari skuadron tempur peperangan elektronika, sekaligus sebagai pesawat tempur pengenalan dan pembelajaran bagi Angkatan Udara Indonesia.

Meski tidak disebutkan tipe jammer yang akan melengkapi Su-27, kemungkinan yang akan dipasangkan adalah pod jammer SAP-518 buatan produsen Knirty.

SAP-518 banyak melengkapi pesawat tempur Flanker family lainnya seperti Su-35, Su-30MKI dan Su-30MKM.

Dengan semakin canggihnya rudal udara-ke-udara dan sistem radar dan rudal anti pesawat (SAM) menjadikan pesawat tempur kini semakin rentan dan mudah ditembak jatuh, dan kelengkapan dengan pod jammer adalah suatu keharusan bagi skuadron udara modern.

Untuk menghadapi sergapan rudal udara-ke-udara buatan Barat seperti rudal AIM-120 AMRAAM, pod jammer SAP-518 berfungsi mengacaukan rudal AIM-120 yang menggunakan sistem pembimbing active radar homing. Sistem jammer tersebut diyakini akan mampu membutakan dan mengecoh sistem seeker pada rudal AIM-120.

Sedangan untuk menghadapi sistem radar dan rudal anti pesawat SAM musuh, pod SAP-518 akan menjamming dan menipu sistem radar musuh dengan menciptakan target-terget palsu.

Kini kita tunggu saja kedatangan Su-27 TNI AU yang sudah dilengkapi dengan pod jammer elektronika dari Belarusia, dan dengan kemampuan jammer peperangan elektronik, kini pesawat tempur Flanker Angkatan Udara Indonesia akan mengalami peningkatan kemampuan yang sangat signifikan, tidak kalah dengan pesawat tempur termodern negara-negara tetangga.

Majalah Angkasa / Defence studies

  74 Responses to “Wow….Indonesia Akan Punya Skuadron Flanker dengan Kemampuan Peperangan Elektronik”

  1. Waheed

  2. Absen aja..
    Dah ngerti di bawah mau pd komen apaan.. Wkwk..

  3. mantap… tambah terus..

  4. Su-27SM3 versi SU-35, bgmana dg SU-34 Playtipus ?

  5. Sama dng malay donk…..xixixi

    Mancing betok ahh…hehe

  6. pasti ada yang komen “akan lagi deh”

  7. top TNI AU….

  8. Hoaammmzzz ngantuk

  9. Pasang juga pada super tukino dan cn235 mpa

  10. masih menunggu FOTO tanda tangan kontraknya … no foto = akan

  11. nggak Woooww… ah
    biasa aja .

  12. Rudal brahmos untuk su-30MK2 TNI AU nya mana pak KASAU ?? ..

  13. Semoga aja pod jamernya lbh baik dr py tetangga, setara dgn py sang empu Rusia!

  14. Bukannya pesawat SU -27 nya dah di Belarus ya? Tinggal tunggu pulang ke sini aja…..

  15. Ok wow, trus harus koprol atau gulang guling nih 🙂

  16. Hihihi… :)

  17. kalo skuadron existing adi gotong jammer artinya AKAN menjadi skuadron mutan (tanpa embel embel ghoib). hihihihi

  18. mungkin maksudnya sensor dan avioniknya diupgrade setara Su-27 m2/ Su-27 bm….boleh boleh…..

  19. ts-001 dan ts 002 yg lagi di upgrade di sono

  20. MASIH AKAN……

  21. lumayan jg..

  22. jamming PATRIOT yg konon pembunuh drone bisa gak ya ?..hiks….

  23. Hayooo pada jeli dongg… Ini si cocor bebek… Pernika hanya ada di si bebek…. Hut TNI 2016 udah ikutan fly pass yg membuat para athan bertanya2 kapan belinya hehehehe

  24. Su34 jawabannya.

    • Kak jeff, meli mo tanya kenapa sukhoi kita harus dipasangi jammer pod?

      Trus kalo misalnya jadi gitu, kan geli lihat sukhoi diganduli pod…gondal-gandul gitu?

  25. @bung muhidin,.. sampeyan asli jeporo toh/

    salam kenal nda

  26. Jammer crisphy..digorengg hangat..5000 an..enak..?

  27. Info tetangga sebelah sudah akan tts kontrak sukhoi,alasannya lama karena pemerintah pengennya kontrak berdasarkan g to g bukan g to b,nunggu abis masa kontrak supliernya,jadi bisa lewat g to g,kira kira seperti itu…

    • Kalimat anda kurang lengkap, Dik Iyan. Bisa salah persepsi yang mbacanya.
      “Info tetangga sebelah sudah akan tts kontrak sukhoi”
      Tetangga sebelah itu nanti dikira Malaysia.
      Dikiranya Malaysia yang akan ‘tts’ kontrak Sukhoi.
      Hehehihee…

  28. Cuma dua unit pesawat dan msh lg AKAN sdh heboh..tetangga sblh diam2 kesemua sukhoi sdh dipasang jammer dan targetting pod

  29. Selain upgrade pod jammer, bau2nya sih si flangker juga akan menggotong rudal Brahmos..

 Leave a Reply