Sep 292014
 

image

Brigif 1 Pengamanan Ibukota/ Jaya Sakti menggelar latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Kompi Yonif Mekanis 202/Tajimalela yang dibuka oleh Komandan Brigade Infanteri 1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti Kolonel Inf Andi Perdana Kahar selaku Irup pada upacara pembukaan latihan tersebut.

Kegiatan ini merupakan Program Kerja Brigif 1 Pam Ibukota/Jaya Sakti. Uji Siap tempur juga merupakan salah satu proses rangkaian kegiatan yang dimulai dari latihan-latihan sebelumnya mulai dari tingkat perorangan, Regu, Peleton, Kompi sampai dengan tingkat satuan diatasnya sesuai dengan siklus latihan yang berkesinambungan. Serta untuk melihat hasil yang telah dicapai dalam latihan sebelumnya dan untuk mengukur tingkat kesiapan tempur Kompi Mekanis di satuan Yonif Mekanis 202/Tajimalela.

Kegiatan latihan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Kompi ini dilaksanakan mulai tanggal 22-24 Maret 2014, dan diikuti oleh 1 Kompi Mekanis Yonif Mekanis 203/AK dipimpin Kapten inf Fatwanul sebagai Komandan Kompi Mekanis dan menggunakan daerah latihan Dawuan Krawang, Jawa Barat. Dengan Kekuatan 100 orang personiil dan Ranpur Anoa sebanyak 13 Unit, dan secara langsung penilaian di lapangan oleh Kapten Inf Bambang Budi Hartanto.

Dalam Uji Siap Tempur (UST) tingkat Kompi Yonif Mekanis 202/Tajimalela TA. 2014 akan diujikan beberapa materi diantaranya Kompi Mekanis dalam gerak maju untuk kontak, Kompi Mekanis dalam serangan, Kompi Mekanis dalam pertahanan, Kompi Mekanis dalam pemindahan kebelakang dan Kompi Mekanis dalam Eksploitasi dan pengejaran.

Dalam amanatnya Danbrigif-1/PIK/JS menyampaikan beberapa penenekanan untuk menjadi pedoman para prajurit Yonif Mekanis 202/TM, dalam menggunakan daerah latihan milik masyarakat dan merupakan aset pemerintah, agar semua prajurit bertanghgung jawab untuk menjaga dan memperkecil kemungkinan kerusakan sarana umum milik masyarakat. Prajurit satuan Infanteri Mekanis dimana kalian menggunakan kendaraan tempur, agar selalu berpedoman pada prosedur penggunaan dan pengoperasian kendaraan tempur dari resiko kerusakan dan upayakan sedapat mungkin agar tidak ada kecelakaan sedikitpun. Perhatikan faktor keamanan setiap pergeseran pasukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Latihan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Kompi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bertempur Satuan Tingkat Kompi serta menguji kemampuan perorangan dalam jabatannya ditinjau dari aspek taktik dan tehnik tempur serta kerjasama / kekompakan satuan untuk melaksanakan tugas tempur dalam rangka operasi lawan musuh. (tniad.mil.id).

  21 Responses to “Yonif Mekanis 202/TM Siap Tempur”

  1. Mantap

  2. Sip TNI. Tambah terus batalyon mekanisnya.

  3. bung mirza kemana, biasanya nomer 1

    • He..he..selamat pagi bung abu….masih nyangkul bung….nih lagi istirahat,ngupi dulu biar semangat…..btw klo bisa setiap prov/kodam ada batalion infantri mekanis nya lah….biar tambah kuat TNI….

  4. Brigade infanteri mekanis merupakan kebutuhan mutlak NKRI, dengan kemampuan kt membuat anoa, sebaiknya di setiap propinsi dibentuk 1 brigade infanteri dg kekuatan penuh minimal 150 unit anoa dan atau marder/tank sbs pindad, khusus utk daerah papua yg berawa-rawa sebaiknya ditambah dg brigade infanteri mekanis dg bantuan kendaraan angkut Hoverboat, krn pasukan infanteri di papua tdk bs bergerak leluasa di medan berawa,harus sewa perahu bermotor milik masyarakat,pdhl perahu bermotor sulit melewati rawa dg vegetasi enceng gondok, rumput gajah di permukaannya, sedangkan hoverboat bisa

    • Memang sudah ada rencana untuk pembentukan yonif mekanis di setiap Kodam, sepertinya ditempatkan di dekat kota (pergerakan panser beroda akan sangat terbantu dengan adanya jalan).

  5. pagi..akhirnya bsa 10 bsar jga..

  6. Yg penting lg rompi anti peluru dan helm ..nya ..TNI patroli pake baret gk pake rompi di sergap ke tembak kena kepala.ya lalu gugur eng gk jaman deh.

  7. patut di contoh bagi semua anggota yonif, papua gimana ni siap di gunakan tni buat latihan perang tw perang beneran lwan OPM? mf lncang

  8. Perlahan mulai dicoba juga infanteri mekanis dengan dukungan tank atau panser dgn meriam kaliber besar. Agar fungsi tidak hanya angkut personel namun juga bantuan tembakan. Juga konsep infanteri mekanis mobud yg bisa digeser dgn heli angkut.

  9. Tolong dipikirkan prajurit TNI yg bertugas di daerah rawan seperti papua, harusnya mendapat prioritas pertama dalam perlengkapan proteksi diri dan alutsista yg paling canggih yg dipunyai TNI, sehingga tidak ada lagi berita gugurnya prajurit TNI di daerah tsb. ngarep.com

  10. Yonif Mekanis seharusnya Dibentuk di wilayah “Hotspot” ( Kodam Xll Cendrawasi dan Kodam Xl Tanjung pura ) dgn Format Heavy Brigade.

  11. negara ini sangat luas dan banyak yang harus di jaga …….sangat kurang anggaran untuk TNI….moga aja tahun depan ditambah…….apalagi batalyon mekanis kayaknya masih jadi anak nomer 2 ………. .

  12. Harusnya tiap kodam ada.

  13. menurut saya dari artikel tersebut ini yang menarik
    “Uji Siap tempur juga merupakan salah satu proses rangkaian kegiatan yang dimulai dari ldari tingkat perorangan, Regu, Peleton, Kompi sampai dengan tingkat satuan diatasnya” ditambah panse anoa

  14. siap untuk pertempuran kota

  15. Kasihan Di foto ngga ada yg pakai rompi anti Peluru!!? Ginjal paru lever jantung pankreas hanya dilindungi otot dan tulang rusuk. Banyakloh tentara inggris yg selamat dr peluru ak 47 krn memakai rompi anti peluru. Sayang tni ngga mampu beli banyak

 Leave a Reply