Dec 032017
 

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Madiun, Jakartagreater.com – Prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 501 Kostrad melaksanakan karya bakti terpadu pengaspalan jalan, pada Kamis 30 November 2017 di Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pengaspalan jalan dengan Vol 260 x 2,5 m ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun serta para aparatur negara kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Yonif Para Raider 501/Kostrad bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat sekitar.

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Madiun, H. Muhtarom ini disambut baik oleh masyarakat sekitar, sebab adanya rasa kepedulian dari aparat TNI-Polri yang turut hadir bekerjasama membantu masyarakat secara bergotong-royong melaksanakan pengaspalan jalan.

Bupati Madiun H. Muhtarom mengatakan, jalan ini adalah infrastruktur yang bernilai strategis sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan. “Mudah-mudahan sarana jalan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,”ujar H. Muhtarom.

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Bupati Madiun menyampaikan, karya bakti ini juga adalah ajang membina hubungan silaturahmi antar aparat, baik TNI-Polri maupun instansi pemerintahan dan masyarakat untuk meningkatkan solidaritas serta kerjasama yang baik dalam menjaga hubungan yang solid demi kebaikan dan kemajuan Kabupaten Madiun.

“Mari kita pelihara sifat kegotong-royongan seperti ini, sehingga kebersamaan selalu tercipta dalam kehidupan masyarakat Madiun,”tutur Bupati Madiun, H. Muhtarom .

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Karya bakti pengaspalan jalan ini diikuti ratusan orang yang berasal dari berbagai kalangan, meliputi  :

  1. Yonif Para Raider 501/ Kostrad sebanyak 25 orang.
  2. Polsek Wungu 25 orang.
  3. Koramil Wungu 20 orang.
  4. Lanud Iswahyudi Madiun 20 orang.
  5. Muspida 30 orang.
  6. Warga dan para relawan 100 orang.

(Penkostrad)

  79 Responses to “Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Aspal Jalan di Madiun”

  1. Saya heran, kenapa proyek pembangunan atau perbaikan jalan suka ga beres kalau dikerjakan oleh sipil……… apakah karena disitu terjadi banyak kepentingan ataukah memang sifat serakah menguasai mereka ??…..

    Tapi semuanya akan beres kalau dikerjakan sama pihak militer….. adakah faktor disiplin hirarki militer mempengaruhi itu semua ??….

    • Mungkin ada anggota keluarganya yang jadi sales aspal atau punya ussaha rental stomwalls gitu bung colibri….

    • Itu semua krn aspal nya kurang, harus nya jangan kasih pasir dan batu, cukup aspal yg banyak lah haha

    • Ah gak juga, buktinya jalan di DIY bagus2 aja tuh.

    • Jalan mana tuh??? Solo – Karanganyar sudah bagus banget looo… Jalan2 di kampung istri juga sudah di aspal halus semua sampai bingung dana 1 m tahun besok mau dipakai apa… Semarang – Salatiga – Boyolali – Solo sudah bagus looo jalanya… kalau pantura memang berat karena beban jalan yang berat, terutama banyaknya truk dengan tonase super berat yang melintasi, mungkin dengan jalan tol adalah sebagai jalan keluarnya untuk jalan pantura supaya beban jalan bisa berkurang dan bisa dilakukan perawatan…

      • 1. Bikin kompor matahari supaya hemat energi.

        2. Bikin Pembangkit listrik kecil misal pakai solar cell atau kincir angin atau kincir air. Listrik dialirkan ke rumah-rumah.

        3. Bikin sumur bor dan buat saluran pipa untuk alirkan air bersih ke rumah2 di desa.

        4. Bikin saluran pembuangan air kotor yang memadai.

      • 1 m itu diutamakan utk infrastruktur, kebanyakan utk prioritas jalan penghubung, jembatan, irigasi, peningkatan kualitas jalan desa serta air bersih. Kalo utk pembangkit listrik skala kecil beda program lg.

        • Biasanya bantuannya utk 3 kelompok katagori:
          – infrastruktur
          – ekonomi kerakyatan
          – Sosial budaya.

          Porsinya dana terbesar diberikan pd kelompok infrastruktur.

    • Anda hrs bedakan antara swakelola dan proyek bung colibri.
      Kalo yg terkait dng artikel diatas itu bentuknya swakelola. Pemerintah daerah membantu materialnya, TNI dan warga urusan tenaga kerjanya. Sifat pejerjaannya ringan dan terbatas. Spt diatas itu pekerjaan lapen. Kalo proyek sifatnya bertahab dr mulai land clearing, pengerasan, sirtu sampe pengaspalan menerlukan sifat pekerjaan yg penuh analisa.
      TNI masuk desa itu biasanya utk diperbantukan pembangunan infrastruktur desa, dan pemerintah setempat menyiapkan dananya melalui penyaluran bantuan dana desa dalam bentuk material.

  2. iiih… mesranya obrolan bung hari sama jeng huha …..awas digodain bung jimmy nanti….!!! 😳 😀

  3. kalo tentara ngebangun yaa untuk bangsa….laa kalo pemborongkan untuk usaha…!!!! tingal bagai mana kita mengawasi atau mungkin bisa diberi sangsi….bagi lalai atau yang curang…!!! tingal dibuat aturan mainya…!!! 😐

  4. lagi ngambek neng…??? bung hari memang gitu orangnya… terlalu romantis…!!!! masak disuruh ngobrol sama sekop emang engak ada yang lain apa …???
    ketimbang ngobrol sama sekop lebih baikan sama pengilingan aspal sekalian….!!!! 😀 😆

  5. https://m.detik.com/news/berita/d-3753529/jokowi-pilih-ksau-marsekal-hadi-jadi-calon-tunggal-panglima-tni

    Selamat datang 3 skuadron viper
    Selamat datang tambahan FA-50
    Selamat datang Patriot
    Selamat datang BAMSE
    Selamat datang 2 skuadron maritim strike
    Selamat datang fregat 6000 ton murah dan baru
    Selamat datang belasan korvet lokal berat 1400, 1700 dan 2400 ton.
    Selamat datang Chinook, blackhawk.
    Selamat datang tambahan Apache
    Selamat datang A400m dan C130J serta A330 MRTT

    Xixixixixi edisi ngarep.com

    • Lebih afdol kalo Patriot ditemani pesawat AEW&E.

      • pagi bung Agato…lihat menu sarapan bung Tn cukup mewah….!!!! jadi ngiler…. 🙂

        • Pagi?? Wah, Bung Aming lagi di USA ya.. ? Itu wajar kok Bung, pertanyaannya, apakah F-16V 3 ska itu dah cukup?? Selain IFX yg dipersiapkan untuk tulang punggung kekuatan Udara kita, setidaknya Indonesia juga beli produk LM lainnya yg berhubungan dgn IFX. Penambahan pembelian F-16V ataupun F-35 akan jadi pilihan yg lebih tepat.

          • itu tergantung bung Agato…bahasa alaynya relatif….kalo untuk ngeronda yaa cukup….tapi kalo mau show apalagi mau buat keder kawasan jauh dari kata cukup….!!!

          • saya buka usa bung tapi dijerman(jejer umahe mbah seman)….
            kalo saya turut mengamini hal yang baik untuk negri ini… saya tidak menganut block karna paham saya non block….!!!

          • Kalo depan rumah saya malah di kon block

          • Sebetulnya sekarang ini gak ada lagi negara non blok bahkan pada pendiri GNB dan pemrakarsa KAA. Saat ini dijamin Multipolar akan sangat susah untuk menjadi non blok.

          • Typo:dijaman

    • Sebentar….biar tak koreksi dulu anggarannya ya bung Phd

      – fa-50, coret…cukup t-50i dikasi radar
      – patriot, delay….nunggu radar aesanya proven
      – bamsee, coret…cukup banyakin amram
      – skadron maritim, coret…cukup vipe+gripen dibeliin rudal Ashm, smart bomb
      – fregat 6000 ton, delay…nunggu radar Apar diupgrade jd Apar mk2 (sekalian nunggu proyek fregat kanada kelar dulu biar harganya makin murah, ‘coz kanada jg ngunggulin Iver)

      – Yang lain-lainnya ACC, sama nambah dikit: pesawat AEW, sigint, datalink, satelit komunikasi

      – Ada kemungkinan AL nyelipin frigat Belharra utk nutup celah antara PKR dan Iver, karena bobot dan draftnya Iver yang terlalu besar utk kebanyakan alur pelayaran di Indonesia

      # lha njur bung jimmy kebagian opo….

    • 2 ska maritim strike tuh apa?? Su-34 kah?? F-16V aja udah cukup dikasih 2 Harpoon atau pake JSM itu udah lebih dari cukup buat maritim strike. Kalo mau yg lainnya ya beli aja Brahmos buat dicantolkan di Su-35, itu juga kalo jadi beli loh ya.

      Patriot juga dah proven kok di Arab Saudi. Lagian lawan yg paling dekat juga China karena mereka udah ngebet sama Laut Natuna Utara.

      • Mungkin bung Phd masih terinspirasi kisah perang AURI jaman dulu, ketika pesawat mustang mengawal bomber B-25/26 menggempur prri/permesta…tapi kan pespur jaman now itu sifatnya multirole…ndak kayak dagangannya bung jimmy

      • Sssttt kalau F35 dikasih JSM 4 biji di internal bay cukupkah ?

        • Ooh cukup, cukup banget kalo yang itu bung Phd….

          Kalo yang ga cukup itu ternyata….

          …..ternyata aku baru sadar (setelah nyetak rekening koran), kalo penghasilanku belum cukup untuk memiliki rumah dg DP 0 rupiah….

        • Ahh F-35 itu pesawat apa?? “Katanya” itu pesawat takutnya sama ujan dan petir. Lebih bagusan Su-35 dong, lebih hebat, super manuver, dan konon kata salah satu Warjager disini tuh Sukhoi udah Stealth, udah punya weapon bay dah (walo udah dibantah langsung Ama salesnya sambil bilang “iyain aja”).

  6. sory bung Hari…!!! tadi malam disuruh mama tidur rada sore….!!! jadi engak bisa nemenin begadang….!!!!
    🙂 😳

  7. Kalau bikin jalan bagusnya simetris dgn ketinggian sama antara jarak 1 – 500 M (kalibrasi ukuran ketinggian laut) bisa pakai alat water plass juga bisa tp lebih bagus pakai laser pass.

    Tidak kalah penting nya dgn melihat struktur tanah, kelas jalan yg akan kendaraan jenis apa aja, jalan pernah di aspal belum? Krn bakal menentukan komposisi struktur pembuatan jalan jenis nya

    • Kalau tujuannya bikin jalan cuma utk pengerasan pake aspal aja, alternatif nya jalan hrs ditinggikan agar tdk tergenang air saat hujan, kalau di arab gurun tdk disarankan pake jalan aspal.

      • Kalo jalan ditinggikan ya malah berbahaya. Kalo kendaraan mau nepi ntar bisa jomplang coz beda tinggi antara jalan aspal sama bahu jalan.

        • Kalau tidak ditinggikan masak diambleskan, piye to agato ini

          😆

          • Bukan gitu Bung Bamboo, kalo peninggian jalan karena takut banjir itu bukan akibat jalannya tapi drainase yg buruk. Tiap pinggir jalan itu harus ada drainase yg lancar hingga ke sungai. Peninggian jalan gak akan efektif. Buat kendaraan kalo mau minggir di bahu jalan malah susah karena beda tinggi antara jalan dan bahu jalan. Apalagi kalo bahu jalannya kecil, bisa susah buat minggir.

          • Lha fakta nya PU kalau bikin jalan aspal selalu ditinggikan, emangnya mau bikin jalan tembus tanah ya to agato 😆

          • Sudah mas, sudah, jangan dibahas lagi….ngaspal jalannya sudah selesai dari kemarin

          • Iyo wis xixixi

    • Justru jalan itu “tidak simetris” lho bung bamboo….

      Penampang jalan (kalo badan jalan dipotong kayak belah tahu), akan kelihatan kalo penampang jalan itu tidak rata/simetris…tapi bentuknya melengkung (spt payung) dg puncaknya ada di as jalan (kalo jalan lurus atau sedikit menikung) atau justru puncaknya pd salah satu bahu jalannya (kalo jalannya menikung di daerah yang permukaan tanahnya berkontur).

      Permukaan jalan kalo simetris, waktu hujan airnya gak mau lari kebahu jalan….atau pd jalan menikung kalo permukaannya simetris justru membuat tidak nyaman bg pengendara yang melintas

  8. Ini ayakan pasirnya kemana ya ?

    Tadi kayak denger ngawar-ngiwirnya….

  9. Gimana seh ini, gak kelar-kelar ngaspal jalannya…..nanti keburu bung seven marah-marah lho !!

    # kode keras minta artikel baru

  10. test

  11. bung maksud saya mau produk usa,,rusia,,europa,,atau lainya….yang terpenting yang mana yang dapat memberi banyak manfaat atau keuntungan itu yang saya dukung… getu bung agato…..!!!

  12. Nah lagi-lagi peluncuran artikel terbaru delay.
    Mungkin nunggu pelantikan Panglima, baru JakartaGreater normal lagi.

 Leave a Reply