Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Aspal Jalan di Madiun

79
10
Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Madiun, Jakartagreater.com – Prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 501 Kostrad melaksanakan karya bakti terpadu pengaspalan jalan, pada Kamis 30 November 2017 di Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pengaspalan jalan dengan Vol 260 x 2,5 m ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun serta para aparatur negara kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Yonif Para Raider 501/Kostrad bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat sekitar.

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Madiun, H. Muhtarom ini disambut baik oleh masyarakat sekitar, sebab adanya rasa kepedulian dari aparat TNI-Polri yang turut hadir bekerjasama membantu masyarakat secara bergotong-royong melaksanakan pengaspalan jalan.

Bupati Madiun H. Muhtarom mengatakan, jalan ini adalah infrastruktur yang bernilai strategis sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan. “Mudah-mudahan sarana jalan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,”ujar H. Muhtarom.

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Bupati Madiun menyampaikan, karya bakti ini juga adalah ajang membina hubungan silaturahmi antar aparat, baik TNI-Polri maupun instansi pemerintahan dan masyarakat untuk meningkatkan solidaritas serta kerjasama yang baik dalam menjaga hubungan yang solid demi kebaikan dan kemajuan Kabupaten Madiun.

“Mari kita pelihara sifat kegotong-royongan seperti ini, sehingga kebersamaan selalu tercipta dalam kehidupan masyarakat Madiun,”tutur Bupati Madiun, H. Muhtarom .

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Karya Bakti Terpadu Pengaspalan Jalan di Desa Sareng, Kec. Geger, Kab. Madiun, Jatim.

Karya bakti pengaspalan jalan ini diikuti ratusan orang yang berasal dari berbagai kalangan, meliputi  :

  1. Yonif Para Raider 501/ Kostrad sebanyak 25 orang.
  2. Polsek Wungu 25 orang.
  3. Koramil Wungu 20 orang.
  4. Lanud Iswahyudi Madiun 20 orang.
  5. Muspida 30 orang.
  6. Warga dan para relawan 100 orang.

(Penkostrad)

79 COMMENTS

  1. Saya heran, kenapa proyek pembangunan atau perbaikan jalan suka ga beres kalau dikerjakan oleh sipil……… apakah karena disitu terjadi banyak kepentingan ataukah memang sifat serakah menguasai mereka ??…..

    Tapi semuanya akan beres kalau dikerjakan sama pihak militer….. adakah faktor disiplin hirarki militer mempengaruhi itu semua ??….

  2. kalo tentara ngebangun yaa untuk bangsa….laa kalo pemborongkan untuk usaha…!!!! tingal bagai mana kita mengawasi atau mungkin bisa diberi sangsi….bagi lalai atau yang curang…!!! tingal dibuat aturan mainya…!!! 😐

  3. lagi ngambek neng…??? bung hari memang gitu orangnya… terlalu romantis…!!!! masak disuruh ngobrol sama sekop emang engak ada yang lain apa …???
    ketimbang ngobrol sama sekop lebih baikan sama pengilingan aspal sekalian….!!!! 😀 😆

  4. https://m.detik.com/news/berita/d-3753529/jokowi-pilih-ksau-marsekal-hadi-jadi-calon-tunggal-panglima-tni

    Selamat datang 3 skuadron viper
    Selamat datang tambahan FA-50
    Selamat datang Patriot
    Selamat datang BAMSE
    Selamat datang 2 skuadron maritim strike
    Selamat datang fregat 6000 ton murah dan baru
    Selamat datang belasan korvet lokal berat 1400, 1700 dan 2400 ton.
    Selamat datang Chinook, blackhawk.
    Selamat datang tambahan Apache
    Selamat datang A400m dan C130J serta A330 MRTT

    Xixixixixi edisi ngarep.com

        • Pagi?? Wah, Bung Aming lagi di USA ya.. ? Itu wajar kok Bung, pertanyaannya, apakah F-16V 3 ska itu dah cukup?? Selain IFX yg dipersiapkan untuk tulang punggung kekuatan Udara kita, setidaknya Indonesia juga beli produk LM lainnya yg berhubungan dgn IFX. Penambahan pembelian F-16V ataupun F-35 akan jadi pilihan yg lebih tepat.

          • itu tergantung bung Agato…bahasa alaynya relatif….kalo untuk ngeronda yaa cukup….tapi kalo mau show apalagi mau buat keder kawasan jauh dari kata cukup….!!!

          • saya buka usa bung tapi dijerman(jejer umahe mbah seman)….
            kalo saya turut mengamini hal yang baik untuk negri ini… saya tidak menganut block karna paham saya non block….!!!

          • Sebetulnya sekarang ini gak ada lagi negara non blok bahkan pada pendiri GNB dan pemrakarsa KAA. Saat ini dijamin Multipolar akan sangat susah untuk menjadi non blok.

    • Sebentar….biar tak koreksi dulu anggarannya ya bung Phd

      – fa-50, coret…cukup t-50i dikasi radar
      – patriot, delay….nunggu radar aesanya proven
      – bamsee, coret…cukup banyakin amram
      – skadron maritim, coret…cukup vipe+gripen dibeliin rudal Ashm, smart bomb
      – fregat 6000 ton, delay…nunggu radar Apar diupgrade jd Apar mk2 (sekalian nunggu proyek fregat kanada kelar dulu biar harganya makin murah, ‘coz kanada jg ngunggulin Iver)

      – Yang lain-lainnya ACC, sama nambah dikit: pesawat AEW, sigint, datalink, satelit komunikasi

      – Ada kemungkinan AL nyelipin frigat Belharra utk nutup celah antara PKR dan Iver, karena bobot dan draftnya Iver yang terlalu besar utk kebanyakan alur pelayaran di Indonesia

      # lha njur bung jimmy kebagian opo….

    • 2 ska maritim strike tuh apa?? Su-34 kah?? F-16V aja udah cukup dikasih 2 Harpoon atau pake JSM itu udah lebih dari cukup buat maritim strike. Kalo mau yg lainnya ya beli aja Brahmos buat dicantolkan di Su-35, itu juga kalo jadi beli loh ya.

      Patriot juga dah proven kok di Arab Saudi. Lagian lawan yg paling dekat juga China karena mereka udah ngebet sama Laut Natuna Utara.

  5. Kalau bikin jalan bagusnya simetris dgn ketinggian sama antara jarak 1 – 500 M (kalibrasi ukuran ketinggian laut) bisa pakai alat water plass juga bisa tp lebih bagus pakai laser pass.

    Tidak kalah penting nya dgn melihat struktur tanah, kelas jalan yg akan kendaraan jenis apa aja, jalan pernah di aspal belum? Krn bakal menentukan komposisi struktur pembuatan jalan jenis nya

LEAVE A REPLY