Nov 212017
 

Menembak Mortir 81Tampela.

Lumajang, Jakartagreater.com – Batalyon Infanteri Para Raider 502 / Ujwala Yudha menggelar latihan menembak Senjata Kelompok Lintas Lengkung (Mortir), bertempat di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Kab. Lumajang Jawa Timur pada hari Rabu tanggal 15-11-2017.

Kegiatan ini merupakan latihan program yang dilaksanakan di penghujung TW – IV tahun 2017, dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Batalyon Yonif PR 502/Ujwala Yudha Mayor Inf Ari Widyo Prasetyo dan diikuti oleh 82 orang prajurit serta menggelar seluruh senjata kelompok lintas linkung yang ada di Yonif PR 502 / Ujwala Yudha.

Mengisi granat Mortir 81 Tampela

Mayor Inf Ari Widyo Prasetyo selaku Pimpinan Umum Latihan menjelaskan kepada prajurit agar hasil latihan yang telah dicapai dapat menjadi tolak ukur dan pedoman untuk meningkatkan hasil latihan menembak yang selanjutnya akan dilaksanakan.

Pelaksanaan latihan ini juga untuk mengetahui kondisi senjata lintas lingkung itu sendiri yaitu MO 81 Tampela, MO 60 Long Range dan MO 60 Commando dengan kegiatan latihan ini juga diharapkan kemampuan prajurit itu sendiri dapat terjaga.

Para prajurit juga harus mahir dalam keterampilan menggunakan senjata mortir ini karena dalam pelaksanaannya menembak mortir tidak sama dengan pelaksanaan menembak senjata lainnya, oleh sebab itu sebelum pelaksanaan menembak senjata Mortir prajurit Yonif PR 502 /Ujwala Yudha sudah melaksanakan pemanasan dengan melakukan driil eksersi di satuan.

Menembak Mortir 60 Commando

Latihan menembak ini juga memerlukan keahlian serta pengetahuan khusus dikarenakan harus menembak sasaran yang berkilo – kilo meter jauhnya dan adakalanya sasaran tidak dapat dilihat dari tempat kedudukan mortir menembak, sehingga membutuhkan adanya peninjau.

Diharapkan personel yang terlibat dapat memahami dan mampu melaksanakan menembak Mortir sesuai dengan jabatan dan tugas perseorangan demi menunjang terlaksananya tugas pokok satuan. (Penkostrad).

Bagikan:

  2 Responses to “Yonif PR 502 Kostrad Latihan Menembak Mortir”

  1.  

    Walau mengeluarkan biaya latihan tetapi hasil bs maksimal dan menghasilkan prajurit terlatih dan profesional daripada latihan tergantung pake simulator!he3

  2.  

    Selamat berlatih dan jaya selalu Indonesia

 Leave a Reply