Nov 232017
 

Batalyon Infanteri  Raider 323 Kostrad Berangkat Tugas Operasi ke Perbatasan Wilayah Republik Indonesia Papua Nugini.

Jakarta, Jakartagreater.com – Divisi Infanteri 1 Kostrad untuk kesekian kalinya mendapatkan kepercayaan dari Panglima TNI untuk melaksanakan pengamanan perbatasan dan kembali mengirimkan 450 prajuritnya yang akan diberangkatkan ke perbatasan wilayah Republik Indonesia Papua Nugini (RI-PNG).

Satuan Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih (BP) Kostrad yang mendapatkan kesempatan itu. Upacara pemberangkatan tersebut dipimpin oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad (Pangdivif 1), Mayor Jenderal TNI Ainurrahman pada Rabu 22 November 2017 di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad Berangkat Tugas Operasi ke Perbatasan Wilayah Republik Indonesia Papua Nugini.

450 prajurit yang dikirim dari satuan Yonif Raider 323 Kostrad dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M.Si (Han) dengan menggunakan KRI TNI AL Teluk Bentuni-520.

Dalam Amanatnya Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman menyampaikan kepada seluruh prajurit Satgas untuk memahami situasi dan kondisi wilayah perbatasan RI-PNG dengan permasalahan dan ancaman yang mungkin timbul, serta lakukan analisa situasi dengan akurat agar terhindar dari kesalahan pengambilan keputusan.

Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad Berangkat Tugas Operasi ke Perbatasan Wilayah Republik Indonesia Papua Nugini.

Panglima Divif 1 Kostrad juga menambahkan untuk menjaga nama baik satuan, negara dan bangsa Indonesia, setiap permasalahan yang muncul supaya diadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna kelancaran tugas operasi.

Lebih lanjut Pangdivif 1 Kostrad menekankan kepada Satgas untuk melaksanakan pembinaan teritorial guna mendapatkan informasi dan mengatasi permasalahan masyarakat kedepan, kedepankan sikap profesionalisme dalam melaksanakan tugas, tingkatkan keimanan kepada Tuhan yang Maha Esa, tingkatkan soliditas dan tingkatkan kepedulian dengan masyarakat setempat.

Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad Berangkat Tugas Operasi ke Perbatasan Wilayah Republik Indonesia Papua Nugini.

“Kalian yang dikirim ini merupakan orang-orang pilihan, tugas ini sebuah kehormatan, laksanakan dengan baik,” ujar Pangdivif 1 Kostrad kepada para prajurit.

“Kalian ditugaskan untuk menjaga keamanan dan keselamatan negara, dengan menjaga perbatasan negara untuk mencegah masuknya orang asing dan penyelupan Narkoba, semoga kepercayaan negara yang diberikan dapat menjadi kebanggaan peribadi dan keluarga serta jaga keselamatan personil baik individu dan satuan,” jelas Pangdivif 1 Kostrad.

Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad Berangkat Tugas Operasi ke Perbatasan Wilayah Republik Indonesia Papua Nugini.

Turut menghadiri upacara Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad tersebut adalah :

  1. Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kaskolinlamil) Laksamana Pertama TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M.
  2. Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI YP Sembiring.
  3. Danrem 052/Wijayakrama.
  4. Asisten Operasi Kaskostrad.
  5. Kabalak Kostrad.
  6. Para Asisten Kasdivif 1 Kostrad.
  7. Danbrigif Para Raider 17 / Kujang 1 Kostrad.
  8. Danbrigif Raider 13 Kostrad.
  9. Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 Kostrad.

(Penkostrad)

Bagikan :

  2 Responses to “Yonif Raider 323 Kostrad Tugas Operasi ke Perbatasan RI-PNG”

  1.  

    .. saat pembebasan sandera kemarin kok aku mlh teringat drama descendants of the sun wkkk.. ada pasukan khusus lagi pacaran eh dapat telp tugas pembebasan sandera :p

  2.  

    Banyak berita beredar ada provokator asing (OSTALI) dan persatuan bwereuk pasifik di PNG yang melatih KKB dan mendistribusi senjata, maka pemerintah selalu di ingat untuk waspada namun jangan hanya mengandal TNI/POLRI mewaspadai perbatsan titik rawan tetapi seharusnya BIN sebagai pemeran intelegent negara sudah semestinya ditempatkan disana pula

 Leave a Reply