Nov 232018
 

Danyonif Raider 515 Kostrad Mayor Inf Toni Oki P, mengatakan kesiapan tempur satuan sangat ditentukan oleh kemampuan dari setiap personel didalam melaksanakan tugas sesuai pangkat dan jabatannya, baik secara individu maupun dalam bentuk satuan termasuk latihan lari tempur ini.

Tanggul, Jember, Jakartagreater.com   –  Bina Fisik, Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad Latihan Lari Tempur, pada Rabu, 21 November 2018. Dalam rangka pembinaan jasmani militer Yonif Raider 515 Kostrad melaksanakan kegiatan lari tempur berjarak 5 km dengan menggunakan PDL, Helm, Senjata SS2, beban rangsel dengan berat 5,5 Kg yang dilaksanakan pada Rabu 21-11-2018 di Desa Kramat Sukoharjo, Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kegiatan ini diawali dengan melaksanakan apel pagi dilanjutkan melaksanakan tensi maupun pemanasan yang dipimpin oleh Bintara jasmani sebelum melaksanakan kegiatan lari tempur.

Jasmani Militer merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan prajurit TNI AD, sehingga memerlukan pembinaan latihan yang terus menerus terhadap seluruh anggota Yonif Raider 515 Kostrad dalam rangka memelihara dan meningkatkan mutu serta kesiapan tempur satuan.

Dalam pelaksanaan kegiatan lari tempur ini juga sebagai tolak ukur kemampuan personel Yonif Raider 515 Kostrad untuk terus memelihara kemampuan fisik personel dalam mempersiapkan dirinya untuk menjalani tugas-tugas pokok sebagai seorang prajurit TNI yang mahir dan handal untuk selalu siap digunakan kapanpun dan dimanapun.

Danyonif Raider 515 Kostrad Mayor Inf Toni Oki P, mengatakan kesiapan tempur satuan sangat ditentukan oleh kemampuan dari setiap personel didalam melaksanakan tugas sesuai pangkat dan jabatannya, baik secara individu maupun dalam bentuk satuan termasuk latihan lari tempur ini.

“Kemampuan personel dan kemampuan satuan harus tetap dapat dipelihara dan di tingkatkan, sehingga diperlukan pembinaan melalui kegiatan latihan yang diprogramkan dan dilaksanakan secara terencana bertahap, bertingkat dan berlanjut,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan lari tempur sejauh 5 KM ini, para prajirit melewati berbagai rintangan yang berat atau rintangan alam diantaranya melewati tanjakan dan medan yang sulit. (Penkostrad)

Bagikan:

 Leave a Reply