Yunani Siap Jadi Pangkalan Militer AS Jika Turki Tutup Incirlik

pangkalan militer yunani

Athena, Jakartagreater.com  –  Yunani dapat menjadi tuan rumah pangkalan militer AS jika Turki memutuskan untuk menutup pangkalan udara Incirlik dan Kurecik, kata sumber diplomatik Yunani kepada wartawan, Kamis 12-12-2019.

“Jelas, kita dapat menjadi tuan rumah fasilitas apa pun. Untungnya, kita punya cukup banyak fasilitas itu,” kata sumber itu, menjawab pertanyaan tentang kesiapan Yunani untuk menjadi tuan rumah pangkalan militer AS jika Turki akan menutupnya, dirilis Sputniknews.com, Jumat 13-12-2019.

Ketika ditanya tentang kesediaan Yunani untuk menempatkan senjata nuklir di wilayahnya, yang dilaporkan berlokasi di Incirlik, sumber itu menjawab bahwa ia tidak dapat mengkonfirmasi apakah senjata tersebut benar-benar berlokasi di Turki.

Menurut sumber itu, jika AS menyatakan keinginan untuk memperluas kerja sama militernya dengan Yunani, Athena akan dengan senang hati mempertimbangkannya.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada hari Rabu 12-12-2019 bahwa Ankara dapat menanggapi sanksi Washington atas pembelian sistem Rudal S-400 Rusia, termasuk dengan menutup pangkalan udara Incirlik dan Kurecik.

Pada 5 Oktober 2019, AS dan Yunani menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan yang direvisi ketika Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengunjungi Athena. Kesepakatan itu melibatkan peningkatan kegiatan militer bersama AS-Yunani, tetapi Pompeo membantah bahwa perjanjian itu ditujukan merespon tindakan pihak ketiga mana pun.

2 thoughts on “Yunani Siap Jadi Pangkalan Militer AS Jika Turki Tutup Incirlik”

  1. Yunani mengajukan diri sebagai pangkalan militer AS, sebab Yunani masih terseok seok krisis moneter, dng adanya pangkalan militer AS, maka ada 2 keuntungan yg didapat Yunani, yaitu kontribusi anggaran penerimaan. Dan peningkatan kepwrcayaan investor akibat faktor keamanan.

  2. Kalau pangkalan militer as yg ada diturki ditutup maka itu akan menjadi kehilangan aset militer as yg kedua setelah militer as terpaksa menyerahkan pengkalan udaranya disuriah pd pihak rusia.

Leave a Reply