Nov 282013
 
Strategic heavy bomber B-52G/H Stratofortress (photo: USAF)

Strategic heavy bomber B-52G/H Stratofortress (photo: USAF)

Langkah pemerintah China mendeklarasikan zona pertahanan udara (23/11/2013) dengan mewajibkan semua pesawat terbang yang melintasi Laut China Timur harus meminta izin China, menggemparkan negara-negara tetangga, terutama Jepang.

Di bawah aturan baru ini, semua pesawat terbang yang akan melintasi kawasan itu harus menyerahkan rencana penerbangan mereka, menjelaskan asal negara, dan mempertahankan komunikasi radio dua arah yang memungkinkan mereka merespon dengan tepat terhadap perintah China. Zona pertahanan udara China itu meliputi kawasan hampir seluas Inggris dan mencakup Kepulauan Senkaku yang menjadi perebutan China dan Jepang, di Laut China Timur.

Tindakan sepihak China ini membuat berang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Menurut Abe langkah yang diambil Pemerintah China sangat berbahaya dan bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Hal ini disampaikan Abe di depan parlemen Jepang.

Reaksi yang keras juga muncul dari sekutu Jepang, Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyatakan akan mendukung Abe jika terjadi bentrokan militer terkait Kepulauan Senkaku. AS menunjukkan posisinya secara jelas. Opsi terburuk bentrokan militer masuk dalam perhitungan.

Tidak puas sampai di situ, tanggal 25 November 2013 AS menerbangkan dua pesawat bomber B-52 untuk menantang zona pertahanan udara China di wilayah sengketa Laut China Timur, tanpa memberitahu China. Bomber B-52 itu terbang cukup lama, bolak-balik di wilayah itu selama dua jam.

Pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan (26/11/2013), AS telah menerbangkan dua pesawat militer di atas wilayah sengketa Laut China Timur tanpa memberitahu China. Dua pesawat pembom B-52 ikut serta dalam latihan reguler di atas kepulauan yang disengketakan.

Langkah itu menyusul pengumuman Amerika Serikat sebelumnya bahwa pesawat militer mereka tidak akan mengidentifikasi dirinya berdasarkan aturan baru China.

Tindakan AS ini seakan menampar muka China dengan keras.  Pernyataan Pemerintah China yang akan mengambil langkah militer terhadap pelanggaran Zona Pertahanan Udara, hanya sebatas omongan belaka. China tidak berani menepati peringatan yang telah dia sampaikan kepada dunia Internasional.

Melihat respon China yang kecut, Jepang mengatakan tidak mengakui zona identifikasi pertahanan udara China. Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera, Selasa (26/11), mengatakan Jepang bekerjasama dengan AS dan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi wilayah Jepang.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan, pihaknya tidak akan menghormati pengumanan demarkasi China itu. Pengumanan itu, kata kementerian tersebut, “tidak punya validitas apapun di Jepang”.

lct

Tidak hanya sampai di situ. Kamis 28/11/2013 Militer Korea Selatan, mengumumkan, salah satu pesawat terbang mereka baru saja melintas di zona pertahanan udara China di Laut China Timur tanpa memberitahu Beijing. Pesawat itu terbang pada Selasa (26/11/2013) sebagai bagian dari sebuah misi latihan pengintaian reguler di sekitar Pulau Leodo yang juga menjadi pangkal sengketa dengan Beijing.

“Kami tak memberitahu China,” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Kim Min-seok.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, menyatakan upaya yang dilakukan China bertujuan mengubah status quo di Laut China Timur dan tidak akan dibiarkan.

Pengumuman China terkait Zona itu, mencakup perairan yang diklaim Taiwan, Korea Selatan dan Jepang. Zona Pertahanan Udara China itu sempat memicu kemarahan di Seoul, sehingga militer mengirim pesawat untuk menerobos zona tersebut.

two-island-chain-strategy

Diagram of the first and second island chains of China

Diagram of the first and second island chains of China

Hal itu karena sebagian zona itu tumpang tindih dengan zona pertahanan udara Korea Selatan dan mencakup bukit batu yang disengketakan yang dikontrol Korea Selatan, yang dikenal sebagai Ieodo. Sengketa ini telah lama menjadi sumber ketegangan diplomatik dengan Beijing. “Saya ingin mengatakan sekali lagi bahwa kami tidak mengubah kontrol teritorial atas Ieodo, ” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel Kim Min-seok.

Amerika Serikat yang sebelumnya mencoba lebih netral, kini telah menunjukkan sikapnya. Bersama Jepang dan Korea Selatan mereka menentang Zona Pertahanan Udara China.  Pemerintah China tidak bisa berbuat apa-apa, selain memelototi pesawat AS dan Korea Selatan yang melintas di wilayah sengketa.

  79 Responses to “Zona Pertahanan Udara China, Macan Kertas”

  1. …Tidak puas sampai di situ, tanggal 25 November 2013 AS menerbangkan dua pesawat bomber B-52 untuk menantang zona pertahanan udara China di wilayah sengketa Laut China Timur, tanpa memberitahu China…

    Tantangan pertama Amerika langsung dilancarkan pada skala tertinggi, LOUD AND CLEAR dengan tampil maksimal pada layar radar pertahanan udara China:

    F-22A Raptor: RCS (Generalized): 0.00018 m2

    B-1B Lancer: RCS (Frontal): 1 m2

    B-52 Stratofortress: RCS (Frontal): 100 m2

  2. Reaksi amerika sudah bisa diduga. Btw menarik utk mencermati peta china. Peta yg bagus (bagi china)

    • first island chains pada figure 4 di atas yg berwarna hijau pupus adalah claim kedaulatan, sedang 2nd island chains warna biru adalah projeksi kekuatan militer China di Pasifik. pada akhirnya akan terjadi eskalasi dari pergesekan2 China dan sekutu2 US di kawasan ini. perang adalah akhir dari politik luar negeri yang macet.
      mudah2an sj saat itu Indonesia sudah cukup kuat agar tidak ikut terombang ambing dalam perebutan pengaruh para raksasa

      • sebagai rakyat kecil menyeramkan….. smoga… ada peningkatan ekonomi, militer, & nasionalisme bagi indonesa secepat mungkin

      • Menurut feeling saya, ketika China merasa sudah siap bersaing secara terbuka dengan AS di pasifik (sampe batas biru pada peta bung nowyoudont), InsyAllah saat itu RI sudah bisa mewujudkan Poros Maritimnya, di mana kita sudah mampu produksi secara mandiri kapal selam, pesawat tempur, dan rudal. Saya yakin kemampuan China bisa terwujud mulai sekitar tahun 2020-2025. Di bawah waktu itu armada China belum menyaingi armada gabungan Jepang-Korsel-AS (armada pasifiknya) serta Vietnam-Filipina (klaim LCS)

  3. Indonesia harus mengambil pelajaran dari sana. Tidak US tidak China, ketika ekonomi membesar dan mendominasi yang diikuti dengan kekuatan militer maka akan melakukan ‘hal-hal yang mereka anggap perlu’ demi kepentingan nasional mereka. US mulai mendominasi ketika blok timur runtuh, China berusaha mendominasi ketika ekonominya maju pesat diimbangi dengan militernya. Konflik-konflik dengan China menghangat sejalan pesatnya ekonomi mereka.
    Indonesia harus bisa mengambil keuntungan demi kepentingan nasional kita bukan malah kepentingan nasional yang dikorbankan. Saat ini hubungan dengan China terutama di laut Natuna dan China Selatan masih relatif tenang, menurut saya karena China sedang membutuhkan kita dalam konflik laut China Selatan.

  4. tngll menanti gerakan china pasca penentangan US n Korsel dg mengirim pesawat militernya, apakah ADIZ akan dipaksa diteruskan China ato mlh lambat laun gaungnya terpaksa dipudarkan..

  5. Ini permainan berbahaya. Bagaimana jika di malam hari, cuaca buruk ada pesawat sipil yang secara tidak sengaja masuk ke zona tsb? Jadi ingat tragedi B747 Korea Airlines (KAL) yg ditembak jatuh oleh SU-15 karena melanggar zona pertahanan udara Uni Sovyet. Belakangan terungkap pada saat itu zona pertahanan udara Sovyet secara bersamaan diterobos oleh 4 pesawat militer Amerika, 3 diantaranya adalah B707 USAF sehingga Sovyet mengira B747 KAL adalah salah satu dari pesawat militer Amerika karena di radar terlihat sama dgn B707

  6. INI TANDA2 AKAN PERANG DUNIA 3. LIHAT AJA AMERIKA DA MENGUNDANG PEPERANGAN, CHINA DA RIBUAN TAHUN DA MEMILIKI SEJARAH PANJANG KEKAISARAN.PERLAHAN TPI PASTI CHINA MENGUMPULKAN KEKUATANYA PERANGNYA,BELUM ADA NEGARA DIDUNIA YG BISA MENEBAK ARAH KEBIJAKAN CHINA KEDEPAN. NEGARA KOMUNIS YG AKAN MENGHALALKAN CARA APAPUN.SKRG CHINA MENGEMBANGKAN MILITERNYA, KITA LHAT AJA KEKUATAN MILITER CHINA, CHINA SUDAH PASTI BERBELANJA BESAR UNTK MENGALAHKAN AMERIKA,

  7. China terlalu terburu buru, tapi ga mungkin mereka tidak menyadari itu. Ini pasti cuma test, mereka akan terus melakukan hal serupa sampai pada saat sudah cukup pede memaksakan claimnya, dan hal itu bisa jadi tidak akan lama lagi. di mana dan bagaimana Indonesia nanti? jangan sampai RI babak belur dibully macam Pilipina

    MEF2 Indonesia harus jor joran, sayangnya ekonomi diprediksi akan tetap melemah sampai minimal tahun depan

  8. utk saat ini,china msh blm mampu menghadapi perang terbuka dgn amerika(tanpa sekutunya),china msh jauh tertinggal dgn amerika utk urusan militer,sementara amerika terus berinovasi utk menciptakan senjata2 yg mutakhir..perkembangan dan altivitas militer china saya yakin selalu dlm monitor amerika..jd sangat sulit utk china melampau amerika tp bkn berarti tdk mungkin!

    sebenarnya Seteru abadi amerika dr dulu hingga kini msh tetap rusia(uni soviet)..kedua nagara adi daya tsb dr dulu sdh berlomba utk menjadi superior baik itu di darat,laut,udara bahkan luar angkasa,skrg pun rusia msh tetap menjadi hantu yg sangat menakutkan amerika..

    China memang sdh berhasil mengirim astronotnya dlm misi ruang angkasa mereka,tp secara teknis apa yg dilakukan china,sdh dilakukan amerika-rusia puluhan tahun silam..

    Jika china ingin memukul amerika,mungkin bs dilakukan dgn kekuatan ekonominya..tp itu jg blm tentu berhasil,krn sekali lg yg mereka hadapi adlh amerika!

  9. Prediksi Geoff Wade mengenai ‘inevitable war’ yang ‘akan’ dilakukan oleh China

    Perang mengembalikan Taiwan (2020–2025)
    Perang merebut berbagai kepulauan di LCS (2025–2030)
    Perang merebut Tibet Selatan (2035–2040)
    Perang merebut kepulauan Diaoyutai dan Ryukyu (2040–2045)
    Perang mempersatukan Mongolia luar (2045–2050)
    Perang untuk merebut kembali wilayah yang dicaplok Russia (2055–2060)

    http://www.aspistrategist.org.au/chinas-six-wars-in-the-next-50-years/

    • Memperhatikan peta resmi China tahun 1938_ ‘China’s shame’_mereka mengklaim wilayah luas yang mereka anggap hilang dari kekuasaan China oleh pengaruh “para imperialis”.

      Wilayah ini meliputi :
      #Sebagian wilayah Russia timur,
      #Mongolia,
      #Kepulauan Diaoyutai dan Ryukyu,
      #Taiwan,
      #Seluruh Laut China Selatan (termasuk kepulauan Natuna dan Anambas/RI),
      #Vietnam,
      #Cambodia,
      #Laos,
      #Thailand,
      #Semenanjung Malaysia,
      #Singapura,
      #Myanmar,
      #Nepal,
      #Sebagian wilayah Pakistan
      #Sebagian besar Central Asia.

      Jadi jangan terlalu nyaman dengan kebangkitan China. Saat ini mereka memulai dengan mengklaim wilayah udara sebagian LCS, pada saatnya nanti ketika sudah merasa cukup kuat mereka akan mengklaim kembali seluruh wilayah yang mereka anggap adalah merupakan bagian dari China Raya pra imperialisme barat dan Jepang demi kebanggaan Nasional mereka. Kita tau menyelamatkan muka sangat penting dalam budaya bangsa China

      • anda mengigau? itu taiwan yang jelas jelas pulau isi rebel saja, china tidak menggunakan invasi militer, mereka lebih suka melakukan loby kearah reunifikasi, prosesnya sudah puluhan tahun, masa negara orang mau diclaim sampai habis? bagaimana dengan semboyan ” asia timur raya?” itu claim lebih baru tahun 40an sudah terbukti toh dengan kekerasan+perkosaan.

        • Kalau anda baca sejarah dengan benar, Mao -lah yang awalnya pemberontak;

          In 1920 Mao married Yang Kaihui, the daughter of his professor, despite his earlier marriage. He read a translation of The Communist Manifesto that year, and became a committed Marxist.
          That fall, Mao led the Autumn Harvest Uprising in Changsha against the Kuomintang (KMT). The KMT crushed Mao’s peasant army, killing 90% of them and forcing the survivors out into the countryside, where they rallied more peasants to their cause.

          Chiang Kai-shek / Kuomintang akhirnya kalah, dan hanya memiliki wilayah tersisa, Taiwan.

        • menggigau? 😀 saya tidak bisa menegtik sambil tidur bung..

          Jika tekanan politik dan ekonomi gagal maka ujung2nya adalah perang, war is the continuation of politics by other means. dan hal ini masih terbukti kebenarannya.

          Taiwan sendiri terus mempersiapkan kekuatan militernya, ancaman serangan militer China untuk merebut kembali Taiwan adalah nyata. Menurut prediksi militer Taiwan sendiri China akan mempunyai kemampuan menyerang Taiwan pada tahun 2020

          http://www.scmp.com/news/china/article/1327129/taiwan-military-says-china-able-invade-2020

          • kutipan dari link diatas:

            China’s arms buildup over the last two decades would give it the power to invade Taiwan by 2020 even if allies came to the island’s aid, a military report said on Tuesday.

            The mainland’s annual military spending has grown on average by double-digit rates over the past 20 years or so, according to Taiwan’s National Defence Report this year.

            Aside from military might, it said, China’s capacity for weapons research and manufacturing had greatly increased, “which has boosted its military deterrent and posed a grave threat to Taiwan”.

        • jika masalahnya dalah daftar negara yg saya sebut.. itu hanyalah daftar negara2 yang masuk ke dalam peta resmi China tahun 1938 yg dikeluarkan oleh kementrian dalam negerinya.

          http://www.aspistrategist.org.au/chinas-six-wars-in-the-next-50-years/

          silahkan baca dan perhatikan baik2 gambar peta “China’s Shame”. jika pendapatnya “masa..?” maka peristiwa claim LCS dan yg terbaru ADIZ bisa dijadikan acuan yg mengindikasikan bahwa melakukan claim sepihak merupakan sesuatu bisa dan sudah mulai dilakukan oleh China seiring meningkatnya kekuatan ekonomidan militer mereka

  10. _Tiongkok akhirnya memberi respon terhadap tantangan Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan dengan mengirim beberapa jet tempur dan pesawat tempur ke zona pertahanan udaranya di Laut China Selatan yang baru saja ditetapkannya akhir pekan lalu_

    pake Su-30 tuh 😉

  11. newyoudont@klo menurut pandapat pribadi saya.china yg ada saat ini sdh sangat baik..namun akan menjadi tidak baik bahkan justru akan membawa china kedalam kehancuran apabila program2 yg mereka canangkan kedepan adalah satu “keharusan” utk di lakasanakan..terlalu beresiko kawan newyoudont dan china pasti tau itu!
    apalg sampai mengklaim wilayah byk negara,berarti musuhnya banyak dong,dgn amerika sendiri aja china ga mungkin menang apalg ditambah rusia dan negara asia lainnya hehe ada yg unik klo kita bicara soal taiwan dan china..rakyat taiwan sangat mendukung pemerintah sekalipun harus perang,sebaliknya rakyat china sangat tdk setuju jk pemerintahnya menyerang taiwan krn byk rakyat china yg memiliki hubungan kerabat dgb rakyat taiwan.
    saya pernah bertanya dgn saudara yg kebetulan sdh menetap di taiwan,koq peiching blm menyerang taiwan pdhl sdh bbrp kali mengancam akan menginvasi taiwan..jwbnya taiwan aman,klo peiching serang taiwan berarti peiching liaw,krn mereka lawan amerika,maka peiching tak pernah berani serang taiwan hehe

    • China mempunyai agenda panjang. saat ini mereka terus merajut benang2 cengkramannya sampai ke benua Afrika. Hasilnya saat ini beberapa negara Afrika sudah mulai memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan karena tekanan ekonomi China. Taiwan akan masuk kembali dalam wilayah China, ini hanya soal waktu saja

      Hubungan baik dengan Indonesia adalah bagian dari grand design rencana jangka panjang China. Nanti, ketika sang macan kertas sudah menjelma menjadi naga bernafaskan api maka sangat mungkin mereka menoleh kembali pada peta 1938 mereka dan berpikir “… mmmh.. why not” 😀

  12. mhhhmmmmm……setuju bung @nowyoudont, kebijakan ADIZ china hanya test the water saat ini dan tinggal tunggu waktu saja soal Laut China Selatan akan menyusul kemudian, menarik mencermati pola2 claim china yaitu claim wilayah laut dan klaim wilayah udara (jika semua negara mematuhinya tidak beda dengan klaim kedaulatan wilayah dan pengaruh). Dan secara jangka panjang cepat atau lembat peta2 itulah rujukan kedepannya .

    Situasi perekonomian China tahun ini menyusut jauh dibandingkan tahun2 sebelumnya, itulah yang cukup mengkawatirkan apabila China menjadi resesi (coba bayangkan bagaimana domestiknya rusuh apabila 1,5 milyar orang mengamuk), dan itu disadari oleh pemerintah cina sekarang.

    Sebagai analisa perbandingan situasi Cina saat ini menurut saya mirip2 dengan situasi Jepang menjelang PD 2, dimana kebangkitan ekonomi yang pesat dan tiba2 melambat (Jepang saat itu terkena dampak jaman Malaise krisis besar tahun 1930 an). Maka menarik melihat bahwa issue tapal batas china ini sudah menyangkut “ruang hidup” atau Lebensraum.

    Tampaknya kita mesti melihat fenomena geopolitik ekonomi sekarang thd Imperium USA dkk dan kebangkitan China dengan kacamata tahun 1930 an ketika melihat surutnya imperium Belanda (dan negara2 kolonialis lainnya spt Inggris) dan fenomena kebangkitan Jepang.

    kedua2 nya sama2 berbahayanya dan membawa dampak buruk thd NKRI, namun itulah realita nya, mungkin kita perlu strategy R Wijaya saat mendirikan Majapahit dan strategi Soekarno ketika menjelang kemerdekaan 1945. Siapa tahu…….

    • entah kebangkitan China = kebangkitan Asia juga, atau kebangkitan China hanyalah menggantikan USA sebagai ‘penguasa’ pasific. melihat betapa agresifnya claim cina di LCS dan bahkan berani testing the water dgn ADIZ saya rasa cukup beralasan bagi negara2 di Asean mulai berlomba memperkuat militernya.

      claim China di LCS hingga menyentuh ZEE Indonesia di utara Natuda didasari oleh “adanya interaksi dari nelayan2 China” pada masa lalu di wilayah tersebut. sangat mengada-ngada untuk dijadikan dasar menguasai dgn kekuatan militer, namun toh mereka lakukan juga. padahal kita tau Laksamana Cheng Ho adalah utusan resmi kekaisaran China di masa lalu yang bahkan sampai dan sempat menetap di P.Jawa

      sekarang ini China mempraktekan politik carrot and stick. saya agak khawatir di masa depan -ketika USA semakin mundur- kebijakan ini akan mengedepankan less carrot and bigger stick pada negara2 di Asean. bayangkan yg cukup menakutkan, terutama bagi para claimants di LCS

      • bisa jadi,bisa tidak…
        Bisa iya,bisa jg tidak…
        bgmn pun china dipandang tetap menjadi ancaman serius utk negara2 di kawasan asia khususnya yg berada dekat dgn teritorial china..
        sengketa kepulauan senkaku/diaoyu antara china dan jepang adlh indikasi agresifitas militer china..
        Tp saya kadang dgn teman2 iseng membahas konflik2 yg melibatkan china dan semenanjung korea..ada sebagian dr tmn2 yg berpendapat bhw konflik itu mmg diprlihara oleh amerika,
        justru Ada kecenderungan amerika berharap meletusnya perang antara korut-korsel.china-jepang atau china-taiwan..dgn misi melindungi negara sahabatnya jepang,korsel dan taiwan bs dijadikan alasan pembenaran utk amerika mengerahkan armada militernya!
        cb kita cermati diantara negara2 yg bertikai selalu ada peran amerika disitu,saya yakin china jg masuk dlm skenario amerika..dan jk china gegabah dlm mengambil kebijakan,maka itulah awal kehancuran china..
        Terlepas dr itu semua indonesia mau tdk mau,suka tdk suka mmg harus memperkuat militernya dgn alutsista yg mumpuni!

        • kalau korea dan jepang juga sebar budaya, sama saja menjajah secara halus, yang korea budaya kpop plus gadget dan satunya lagi budaya jpop sama bangga banget pakai merk mobil jepang. termasuk anat saya sendiri (hadew)

          • Merokok akan membunuh kita perlahan lahan. Tapi tak mengapa, saya toh tidak terburu buru 😀

            yup, kecanduan dan/atau ketergantungan produk adalah bentuk penjajahan

  13. tidak ada yang cukup naif untuk menyebut HQ-x karena lebar ADIZ tsb 400 – 600 km

  14. Jika China juga memberlakukan ADIZ di LCS, langkah pragmatis terbaik bagi Filipina mungkin menjadi sekutu AS setara Korsel dan Jepang, dan membuka kembali Subic Bay Naval Base dan Clark AFB

    Sep 16, 2013 – Manila wants American forces back at the Subic Bay Naval Base – online.wsj.com

    China could set up ADIZ over South China Sea
    http://focustaiwan.tw/news/acs/201312010016.aspx

    • saya pernah baca (sdh agak lama) jika US tidak berniat kembali membuka pangkalan militer di Subic, kl ga salah wkt itu lagi pas panas2nya berita perselisihan China dan Pilipina. saya terpikir mungkin US sengaja menggantung Pilipina yg lagi terjepit. dl US keluar Subic juga semi diusir dan ada demo dan mungki sekarang sengaja membiarkan Pilipina agar dapat deal lebih menguntungkan. entah kabar terbarunya bagaimana jadi ga US balik ke Subic

      belum lama ini mereka juga dapat hibah ‘kapal perang’ eks US coast guard 😀 , imo lebih mirip feri atau LPD daripada kapal perang, umurnya juga sudah tua. ketika kita dapat tawaran hibah F16 agak rame juga blogger sana, mungkin agak sakit hati sebagai sekutu US tapi diabaikan ketika kondisi rawan

    • US military set to use Subic as naval base again

      the Subic Bay Freeport Zone, which was the site of the former US naval base, would host US ships, marines and aircraft on a semi-permanent basis.
      Department of Foreign Affairs (DFA) Visiting Forces Agreement (VFA) director Edilberto Adan says that there are very few ports that can accommodate naval assets and naval carriers, and one of them is Subic.

      Up until 1991, the Subic Naval Base was one of the largest overseas military installation of the US. It served as a port for US warships, submarines and other military naval vessels.

      In a report published earlier in May in Jane’s Defence Weekly 2012 and written by Michael Cohen and Hardy, it was also said that Philippine officials have described the deployment of more US troops in the country as providing “peace of mind” for Southeast Asia.

      It also quoted Adan as saying that while the US will not return to the bases they gave up in 1991, US military forces “will be here regularly and are welcome here.”
      http://bulatlat.com/main/2012/10/19/us-military-set-to-use-subic-as-naval-base-again/

      …the US will not return to the bases they gave up in 1991 -tapi situasi bisa berubah cepat jika ADIZ diberlakukan di LCS…

    • america fanboy ….. bersabda

  15. indonesia mau tidak mau,suka tidak suka harus membuat langkah yg “luar biasa” utk menjaga setiap jangkal wilayah nkri..kita harus membangun kekuatan dgn mangerahkan semua sumber daya yg ada..paling tidak kita harus bisa mengimbangi kekuatan militer china dan australia yg didukung amerika..
    Mmg terdengar berlebihan,tp bkn suatu yg mustahil jika semua elemen di negri ini mendukung penuh penguatan militer kita,amen!

    • mengibangi Australia, mungkin. tapi agak optimistic untuk RI mampu mengimbangi kekuatan militer China. diakui atau tidak potensi untuk itu sama sekali tidak terlihat. yg bisa Indonesia lakukan hanya berusaha sebaiknya dalam usaha meningkatkan kekuatan militer dan diplomasi agar bisa menahan/mencegah tidak ditindas kekuatan besar seperti yg dialami Pilipina.
      jika RI kuat secara militer maka negara adidaya-pun akan berpikir ulang sebelum berbuat macam-macam dan merupakan bargaining power untuk mencari win win solution

    • liaoning ke lcs saja sudah pada ribut, noh cv amerika berapa kali lewat bahkan mampir di indonesai eh malah pada terkagum kagum, cape dehh.

      • US tidak melakukan claim teritorial di LCS. US melakukan kontrol jalur internasional sementara China menuntut hak kedaulatan atas LCS yg merupakan jalur internasional. dan claim kedaulatan China di LCS itu tumpang tindih dengan kedaulatan negara2 Asean.

        • ya betul us memang tidak claim negara orang, seperti irak suriah lybia afganistan masih tetap ada kok . ngomongin suriah kenapa amerika jadi bimbang ya hi hi hi

          • imo, takut dgn potensi konflik langsung dengan Russia

            US dan China sebenarnya sama saja, hanya cara dan kemasannya yg berbeda. namun cara US -arguably- lebih menyisakan “peluang2”. Iraq dan Afganistan saat ini tetap mempunyai potensi memalingkan muka dari US dan menjalin kekuatan dgn kubu yg berlawanan ( China/Russia), bahkan pemerintahan Libya yg baru lahir saja sudah mulai terdengar suara2 miring terhadap US dan Nato. Hal yang berbeda terlihat pada Tibet

  16. Jadi mungkin tidak jika 2 kekuatan tersebut kita adu domba saja
    karena tampaknya itulah senjata yg paling mungkin 🙂

  17. apa jadinya kalau di dunia ini tidak ada amerika???

    • Pertanyaan sangat logis, diantara kekuatan nuklir dunia (Rusia, US, UK, Fr, India, Israel, Pakistan), hanya yang satu ini yang ekstrim sableng, bikin aturan/klaim semaunya sendiri.

      Hidup bermasyarakat perlu aturan (termasuk global community), semakin padat penduduk, semakin panjang aturan agar tidak saling merugikan, yang satu ini kebalikannya…

      Dalam ilmu sosial ada istilah khusus untuk orang yang mengidap gejala di atas: SOCIAL MISFIT…

      • yup betul, amerika memang paling sableng, itu negara di sebrang pasifik, ngapain juga dari guam terbang pura pura patroli jauh jauh mendekati taiwan jepang china korea utara dan selatan? belum lagi bikin pangkalan di philipina. bagaimana jika kita bikin pangkalan di kuba, apa amerika diam saja?

        • pertanyaan sangat mudah buat anda: aksi B-52 tsb aksi atau reaksi?

          (masih ada pertanyaan yang lebih sulit seandainya bisa jawab)

          • pertanyaan sangat mudah buat anda: aksi patroli amerika yang rutin itu aksi atau rekasi?

            (masih ada pertanyaan yang lebih sulit seandainya bisa jawab)

          • kaciaaan deh, nick itu udah ibarat topeng, masih aja gak PD, atau anda seorang social misfit yang kesenggol omongan saya? sorry deh kalau begitu…

        • sorry kalau kalimatnya bikin anda tambah bingung, saya ralat:
          penerbangan 2 B-52 tsb aksi atau reaksi?

          terus apa pemahaman anda terhadap link @nowyoudont di atas:

          ”Sepertinya (militer) China tumbuh, kekuatan maritim China juga tumbuh,” ujar mantan diplomat China yang pernah bertugas di Jepang itu. “negara-negara tetangga China harus siap, dan terbiasa dengan
          ini.”

          Pernah dengar prinsip the lesser of two evils?
          Filipina pernah emoh dengan keberadaan pangkalan AL dan AU AS, kini berhitung ulang.

          The lesser of two evils principle (or lesser evil principle) is the idea in politics and political science that of two bad choices, one is not as bad as the other and should therefore be chosen over the one that is
          the greater threat…

          • hehe kaciaaan nih anak kecil:

            lihat rute sableng b52 itu maunya apa?

            lho, katanya “dari guam terbang pura pura patroli jauh jauh mendekati taiwan jepang china korea utara dan selatan” -ya itu maunya…

            mau kalau russia mampir ke kuba lagi?
            hehe, dulu Uni Soviet yang terbirit2 pulang kok…

          • Russia bisa memecah konsentrasi US di Pasific dan Alaska. ini bisa bikin China tambah pede

            http://freebeacon.com/bear-bombers-over-guam/

            sudah ada latihan perang gabungan Russia dan China di Pasific. pesan yg jelas untuk US dan sekutunya.

            mudah2an tetap hanya standoff saja, eskalasi berujung perang antara negara2 nuklir dan sekaligus negara2 ekonomi terbesar dunia akan membawa dunia mundur 100 tahun

        • kalau tidak ada amerika, jepang dan negara asia timur beserta semua negara yang ikut konflik di laut china selatan pasti sudah di serang sama china, dan bukan tidak mungkin setelah itu pasti kita juga akan di serang juga.

  18. kabar terakhir, obama minta maskapai sipil patuhi adiz china.
    rupanya om bam ini sadar juga bahwa us army dibiayai dari hutang negara lawan.

  19. Kalau saya bilang lebih baik seperti Korea Utara yang bela-belain membangun kekuatan nuklir padahal negaranya sangat miskin dan ekonominya hancur. Alasannya cuma satu, karena menurut mereka sepanjang sejarah negara yang memiliki nuklir tidak akan diserang dengan alasan apapun. Walaupun miskin, militer lemah, teknologi terbatas, namun bila memiliki rudal balistik nuklir maka hampir pasti dijamin bahwa tidak ada negara adidaya yang berani menyerang terlebih dahulu.

  20. dunia semakin sempit gan 🙂 buat saya lebih mirip perang antar kampung dgn masa yg besar, ikut2an hanya cari penyakit, ga ikutanpun rumah tetap kena timpuk

    US, China dan Jepang termasuk mitra2 utama ekonomi Indonesia, jika terjadi perang antar mereka Indonesia akan merasakan langsung efeknya. bahkan sangat mungkin membawa pada resesi dunia. ketika itu terjadi, ketahanan pangan masyarakat andalah senjata utama lebih dari alutsista untuk menjaga keamanan dan ketertiban. jadinya balik lagi ngomongin daging sapi, susu, beras dan gandum 😀

    • Analisis anda benar bung nowyoudont, saya hanya ingin menambahkan 2 poin kajian disini :

      (1) Swiss adalah (maaf) negara kecil yang mampu bertahan dengan netralitasnya disaat dunia saling tumbuk dalam kancah PD II.. Bagaimana Swiss bisa demikian ? dan Kenapa Indonesia (dengan segala keunggulan potensinya) harus lebih baik dari Swiss ?

      (2) Kita bagaimanapun harus menerima kenyataan bahwa perang adalah salah satu upaya manusia untuk menyelesaikan masalah akan kepentingan apapun yang melandasinya.. Jadi, apakah salah bila secara logis kita berpikir untuk bersiap perang ? karena bangsa kita pun memiliki kepentingan.

      Poin yang saya ingin sampaikan.. boleh kita melihat.. namun dengan raga dan jiwa yang siap (kajian 2).. dan kita melihat sebagai pribadi bangsa yang cinta damai namun tegas dan lantang suarakan anti penjajahan -sebagaimana para founding father kita tuangkan dalam UUD 1945 (kajian 1)
      dulur sekalian.. jangan kita melihat dengan mata dan pikiran yang penuh kekawatiran ..apalagi ketakutan.. jangan lagi.

      • kekhawatiran saya lebih ke dalam negeri bung, pd kesempatan yg terlewatkan dan potensi yang diabaikan. sudah lebih satu dasawarsa reformasi terjadi tapi kualitas produk demokrasi kita masih rendah

        para wakil rakyat (dan pejabat tinggi dari partai) produk kampanye hiburan dangdut dan money politik dihadapkan situasi keamanan negara seperti sekarang ini mau tak mau kekhawatiran itu cukup besar.

        saat ini kekuatan2 asing tidak takut pada Indonesia, mereka cemas pada potensi Indonesia.

  21. Seandainya China jadi menetapkan ADIZ di LCS (berdasarkan klaimnya atas keseluruhan LCS), masalahnya akan sangat kompleks bagi RI.
    http://www.philstar.com/headlines/2013/12/03/1263716/chinese-ambassador-phl-beijing-has-right-set-another-air-zone
    China has a sovereign right to establish a maritime air defense zone over another region as it did in the East China Sea, kata dubes China di Filipina.

    Jika dipelajari keputusan Mahkamah Internasional tentang Sipadan-Ligitan ada beberapa kata / istilah yang sangat perlu diwaspadai:

    Indonesia
    Over thirty-five years, i.e. from the declaration of independence in 1945 up to 1980 (a period which included the important stage in Indonesia’s realisation of its international borders), the Government did not show any animus occupandi by attempting or intending to EXERCISE JURISDICTION over the islands nor did it attempt or intend to ACQUIRE SOVEREIGNTY thereof.

    Malaysia
    Although it is always somewhat difficult to prove effective control over uninhabited areas, Malaysia is – in contradistinction to Indonesia – able to draw on certain actions of executed STATE AUTHORITY from which it can be deduced that the two islands had been considered to have been part of British North Borneo or, since 1963, of Malaysia.

    Jika ADIZ LCS diberlakukan, apakah yang harus dilakukan pilot Garuda tujuan HK?
    Tunduk pada aturan sepihak tsb?

    Jika tidak ada resiko ditembak.

    Jika tunduk, dalam jangka panjang China bisa mengklaim telah EXERCISE JURISDICTION / ACQUIRE SOVEREIGNTY dan melaksanakan STATE AUTHORITY terhadap keseluruhan LCS.
    China juga bisa mengklaim bahwa kepatuhan / compliance negara2 lain merupakan pengakuan de-facto atas JURISDICTION / SOVEREIGNTY / STATE AUTHORITY mereka atas LCS, termasuk yang memotong ZEE Natuna.

    Disini letaknya masalah prinsip ADIZ, baik Laut Cina Timur atau LCS -IMHO…

    • good point bro danu..
      and what about air control over kepulauan riau?

      • Agak beda karena FIR tersebut merupakan penunjukan / ‘mandat’ dari ICAO (?) kepada SIN, jadi bukan merupakan klaim kedaulatan sepihak, arahnya lebih ke flight safety, bukan ke masalah security…

        • saya paham bro, tapi faktanya dengan alasan apapun, “mandat” memberikan kontrol udara kepada SIN jauh di wilayah kedaulatan udara negara kita… terlebih bukan kita secara langsung sebagai pemberi mandat tersebut.
          artinya, saat hendak melintas atau berada di wilayah udara kita sendiri (di wilayah tsb), alutsista udara kita pun “dipaksa” harus melapor dan “taat” atas kontrol udara negara lain.

          Jadi inilah motivasi saya memberi komentar akan artikel ini.. sebagai penambah kesadaran kita, benar bahwa konflik LCS membutuhkan kewaspadaan kita, namun kita masih memiliki kesalahan yang jauh harus lebih diutamakan untuk dibenarkan. sebagaimana mungkin harapan bro penulis artikel “Zona Pertahanan Udara China, Macan Kertas” ini ? 🙂

          • bro danu, kajian anda sangat detail dan faktual .. salut buat anda dulur –tanda jepol (maaf saya ga tau script buat jempol :D)

          • kebetulan aja bro, baru baca2 tentang putusan ICJ tsb (selain ttg sengketa vihara diperbatasan Thai -Kamboja) 🙂

  22. aku paling tidak suka dengan karakter orang china…

    • china yang anda maksud sebagai entitas negara China mainlad, atau sebagai suku bangsa?
      kalau sebagai negara, itu tidak masalah, tetapi jika anda maksud sebagai suku bangsa, maka anda sudah menjurus SARA, dan ingat! tidak ada didunia ini tidak ada negara yang bebas dari etnis CHINA, bahkan di konflik suriah saja masih ditemukan beberapa orang china sedang berperang. so biasakan saja diri anda, atau anda ngumpet saja di kutub selatan agar tidak ketemu mereka (bukan jaminan tidak ada mereka ya he he he)

  23. Zona Pertahanan Udara China, Macan Kertas

    kalau lihat judulnya mirip media infotaiment kebanyakan, sedikit dibuat bombastis, mungkin biar sedikit lebih menarik kali?

    coba beritanya diupdate/buat lagi dong, kan sudah banyak perkembangannya sepeti china sudah bereaksi megirim beberapa pesawat tempur ke wilayah adiznya. terus pernyataan obama yang menghimbau agar pesawat sipil yang lewat mematuhinya. dan terakhir wakil presiden amerika pergi ke china dalam rangka adiz ini.

    oya sebaiknya di bahas juga kapan korsel dan jepang menerapkan adiznya, apakah mereka menetapka adiz juga secara sepihak, tanpa persetujuan negara tetangga?
    trus korut dan taiwan apakah memiliki adiz juga?
    terakhir, apakah tidak sebaiknya kedua belah pihak membuat garis adiz ditengah saja biar adil? (toh adiz jepang yang duluan itu tidak serta merta menjadi otomatis sah di mata negara lain)

  24. jika terjadi kemungkinan yg terburuk yg berakhir dengan perang terbuka antara militer amerika dan china(tanpa sekutu msg2),menurut prediksi kawan2 siapakah diantara dua negara ini yg akan memenangkan peperangan?
    dlm hal ini kita fokus melihat pd kekuatan udara dan laut nya!

    • Dinamika dan eskalasi perang tidak bisa diprediksi, jangankan lawan China, lawan Vietnam Utara-pun AS (dibawah pres Nixon) pernah ingin menggunakan nuke.

      Nixon: We’re going to do it. I’m going to destroy the goddamn country, believe me, I mean destroy it if necessary. And let me say, even the nuclear weapons if necessary.

      A week later,

      Nixon: I’d rather use the nuclear bomb. Have you got that ready?
      Kissinger: That, I think, would just be too much.
      Nixon: A nuclear bomb, does that bother you?… I just want you to think big, Henry, for Christ’s sake!

      Manusia tak bisa ditebak, kapan akan “think big” dan AS memiliki arsenal SLBM untuk mewujudkan think big tsb…

      • Mayoritas senjata nuklir AS justru dikendalikan oleh kedua angkatan tsb, sehingga katanya;

        For all intents and purposes, those two forces could end humanity on this Earth.

      • maksud saya adalah perang konvensional non nuklir..berarti kita bicara tentang kekuatanan udara serta laut amerika dan china,era modern saat ini ,kedua sektor itulah yg paling menentukan sebuah kemenangan dlm peperangan..pertanyaannya,mampukah amerika menekuk china?
        Atau sebaliknya china yg mampu meluluh lantakkan kekuatan udara dan laut amerika!

    • di atas kertas jika yg terjadi adalah pertempuran,yg diunggulkan masih USA sampai setidaknya 10 tahun ke depan. dalam 10-20 tahun diprediksi China akan mengejar kemampuan US. saat itu China akan terlalu kuat untuk diintimidasi oleh US dan mempunyai kemampuan membawa ancaman perang sampai daratan USA. ironisnya ini adalah harapan terbaik dunia .. karena keseimbangan kekuatan bisa mencegah terjadinya perang terbuka

      dan jika perang tetap terjadi maka tidak akan ada yg layak disebut pemenang. all out war antara 2 kekuatan nuklir hanya akan menyisakan puing bagi ‘pemenang’.

      tambahan, jika ingin fair memang dibandingkan head to head. namun realitanya US tidak pernah perang tanpa dukungan sekutu2nya bahkan terhadap lawan yg jauh lebih lemah. minimal Russia dan Jepang harus dipertimbangkan

  25. mungkin butuh perjalanan panjang utk china bs mengimbangi militer amerika,mengutip istilah pengamat militer singapore “china terlambat dtg ke pesta”..
    Kita jg tdk “terlalu” bs memprediksi 10-20thn ke depan,akan seperti apa kekuatan militer amerika nanti,apakah semakin “mengerikan” atau justru semakin tertinggal oleh china..tp bicara teknologi tinggi alutsista mungkin china akan selalu berada dibelakang amerika,bahkan rusia,jerman,perancis..mengingat teknologi yg di terapkan oleh china saat ini lbh dominan adalah mengadopsi teknologi negara lain..

  26. halah ngomong saja masih blepotan mau ngurusin politik, bedak apaan? emak lu tuh yang butuh bedak.

  27. xixix ketawa ane baca coment ente….

  28. Perang dunia ke 3 itu bagaimanapun tidak akan terjadi, semua pihak menyadari siapapun yang menang akan menyisakan kehancuran ekonomi…semua itu hanya gertak sambal untuk mengangkat sentimenmembela gengsi negara masing2 …tapi yang jelas amerika selalu hadir dibelahan bumi untuk mengambil keuntungan dengan menjual senjata dengan menciptakan konflik2 yang ujung2nya uang …
    wkwkwk

 Leave a Reply